Favorite Blogs Series vol. II

favorite-blog-series.jpg

Assalamualaikum, apa kabar?

Kembali lagi di serial Blog Favorit edisi kedua. Kok tiba-tiba sudah yang kedua? Yang pertama mana? Volume pertama ada di sini, re-touch postingan lama yang punya tema sama. Insya Allah, series ini akan terus dilanjutkan secara berkala.

Kali ini saya ingin berbagi tentang tujuh blog favorit saya. Blog-blog yang akan saya ulas memiliki tema yang hampir senada dengan tujuh blog yang saya sebut di edisi pertama. Masih seputar kehidupan perempuan dengan segala seluk-beluknya. Saya juga tertarik dengan tema wellness dan mindful living.

Baiklah, langsung saja ke senarai blog favorit kali ini;

1. The Blissful Mind

blissful mind.jpg

Seperti namanya, The Blissful Mind adalah blog yang membahas hal-hal yang berkaitan dengan kebahagiaan. Pemiliknya, Catherine, merupakan seorang coach yang membuka mindfulness class secara online. Kamu bisa mengikuti 7 hari tantangan cleansing secara gratis atau follow blognya untuk membaca artikel-artikel yang kayak akan tips dan pengetahuan untuk menjalani kehidupan yang tenang, nyaman, dan bermakna.

2. Aisya Afra

aisya afra.png

Blog ini adalah blog pribadi milik Mbak Meutia Halida. Saya suka dengan tulisan-tulisannya karena mengangkat persoalan sehari-hari yang sangat dekat dengan kehidupan kita dengan gaya bahasa yang lugas, tegas, dan berani. Meskipun sekilas terlihat seperti blog curhat biasa, tetapi setiap kata yang disampaikan seolah mampu mengingatkan dan menasihati diri kita tanpa terkesan menggurui.

3. Camille Styles

camilla styles.jpg

Walaupun memakai nama pemiliknya, blog ini diisi oleh tim. Seperti majalah, blog Camille Styles mengangkat berbagai tema yang berhubungan dengan gaya hidup perempuan modern. Mulai dari fashion, kecantikan, entertainment, resep masakan, hingga tips-tips berguna. Setiap kali membuka blog ini, rasanya benar-benar seperti membaca majalah wanita versi digital. Sebagai orang yang sudah jarang membeli dan membaca majalah secara fisik, berkunjung ke blog Camille Styles adalah hal yang menyenangkan.

4. Career Girl Daily

career girl daily.jpg

Jika di blog Camille Styles seperti majalah wanita pada umumnya, blog Career Girl Daily lebih berfokus pada dunia kerja dan sekitarnya. Banyak artikel yang berisi tips-tips yang bermanfaat, bukan hanya untuk perempuan yang bekerja, tetapi juga untuk semua perempuan yang ingin selalu maju dan mencapai tujuannya.

5. Oh Hey Magic

oh hey magic.jpg

Oh Hey Magic adalah sebuah blog personal milik Annabel. Saya suka blog ini karena resep-resep teh dan minuman herbalnya. Selain itu, foto-foto yang digunakan juga cantik dan tampilan blognya bersih dan simple.

6. A Considered Life

considered life.jpg

Blog yang dimiliki oleh Sophia ini berfokus pada minimalism, yaitu cara menjalani hidup dengan hal-hal yang benar-benar dibutuhkan. Di blog ini, penulis banyak berbagi tentang minimalism, decluttering, dan sejenisnya. Baru-baru ini, penulis juga mulai menjalani hidup vegan dan berbagi tentang hal itu di blog. Intinya, jika kamu mencari blog yang simple dan membahas tentang simplicity, di sinilah tempatnya.

7. My Scandinavian Home

scandinavian home.png

Tidak lengkap rasanya jika tidak mencantumkan blog tentang dekorasi rumah. Seperti yang sedang trend saat ini, saya juga tertarik dengan dekorasi ala Skandinavia. Nuansa putih, kalem, dan cozy memang cocok digunakan untuk dekorasi rumah. Meskipun saat ini belum bisa mengaplikasikan banyak ide dekorasi Skandinavia di rumah sendiri, setidaknya melihat foto-foto di blog ini cukup membangkitkan good mood dan memanjakan mata sekali.

Itulah tujuh blog favorit saya akhir-akhir ini. Bagaimana denganmu? Apa blog yang kamu suka dan kenapa kamu menyukainya?

Advertisements

What’s So Tempting to Do in 2018

Assalamualaikum. Apa kabar?

Setelah kemarin menulis tentang apa saja yang ingin dilakukan di bulan Desember, saya jadi ingin menulis tentang hal-hal yang sering menghantui pikiran saya akhir-akhir ini. Yaitu hal-hal yang sangat menggoda untuk dilakukan di tahun 2018. Apa saja itu?

1. Punya Akun di Website/Platform Menulis

Saya kepikiran untuk punya akun di platform menulis semacam Wattpad, agar mendapat feedback dari tulisan yang saya posting di sana. Saya sadar, saya bukan blogger yang amat sangat terkenal dan belum tentu ada yang membaca cerita-cerita fiksi yang saya post di blog ini. Oleh karena itu, saya terpikir untuk memposting cerita-cerita itu di platform menulis yang sekarang cukup banyak pilihan.

Dengan memposting cerita fiksi di platform menulis, saya berharap dapat penggemar, feedback, masukan, kritik, dan saran. Juga bisa melihat dan belajar dari karya-karya lain yang diposting di sana dan mendapat teman baru yang sama-sama punya minat di bidang menulis cerita fiksi.

Satu hal yang masih mengganjal saya dalam melakukan hal ini adalah, apakah saya akan sempat mengurus akun saya di platform itu? Apakah saya mampu memposting cerita saya secara reguler di sana? Saya nggak mau cuma semangat di awal-awal setelah itu menghilang. Mengingat sampai sekarang saya masih ngos-ngosan mengurus dua blog, saya kurang yakin apakah saya bisa konsisten di platform itu. Begitulah.

coffee-2242212_1280.jpg

Dulu waktu kuliah saya sempat membuat akun di Wattpad. Waktu itu saya cuma ikut-ikutan kakak kelas yang menyarankan saya mempunyai akun di Wattpad. Jauh sebelum ada Wattpad, saya cukup aktif menulis di Kemudian.com. Namun, sekarang saya tidak aktif di platform menulis mana pun kecuali dua blog ini.

Untuk saat ini, saya tertarik bergabung di Storial.co. Entah mengapa, saya merasa cerita-cerita saya lebih cocok diletakkan di sana. Saya harus mempertimbangkan banyak hal sebelum membuat akun di platform menulis. Karena saya ingin serius dan konsisten jika sudah melakukan sesuatu.

2. Gabung Komunitas Blogger

Bergabung dengan komunitas blogger ini sebenarnya harapan tahun 2017. Namun, sampai bulan Desember, saya belum melaksanakannya. Mengapa? Saya merasa blog ini belum mempunyai tema khusus dan bahasan yang fokus, sehingga saya merasa belum layak untuk didaftarkan ke komunitas blogger. Padahal sih setahu saya, syarat menjadi anggota komunitas blogger itu nggak terlalu susah. Nggak ada penilaian postingan juga. Itu sih saya saja yang suka meribetkan diri sendiri dengan menetapkan standar yang terlalu tinggi.

Kalaupun nanti saya akhirnya bergabung dengan komunitas blogger, saya tertarik dengan dua komunitas blogger yang tentu sudah tak asing di telinga, Kumpulan Emak Blogger dan Blogger Perempuan.

3. Membuat Blog Khusus tentang Buku dan Sastra Anak

Tadi bilang mengurus dua blog saja ngos-ngosan. Sekarang mau menambah satu blog lagi. Ckckck.

Iya, entah mengapa saya ingin sekali mempunyai satu blog lagi, blog khusus membahas buku dan sastra anak. Jadi, nanti isinya akan mirip dengan blog buku saya, tetapi yang diresensi khusus buku-buku anak. Selain itu, juga ada postingan-postingan lain yang berhubungan dengan dunia literasi anak.

Sejak dulu, saya tertarik banget dengan dunia literasi anak. Bahkan sempat kepikiran ingin melanjutkan pendidikan tinggi di jurusan sastra anak (kalau ada, hehehe). Mungkin dengan membuat satu blog lagi yang khusus tentang sastra anak, bisa menjadi satu langkah kecil mencapai impian saya.

entrepreneur-593378_1280.jpg

4. Menulis Buku Anak

Ya, ini hal kesekian yang menggoda untuk dilakukan karena selama dua tahun terakhir menjadi editor buku anak. Kadang tangan terasa gatal untuk ikutan menulis buku anak. Sayangnya (atau anehnya), yang sering berada di kepala saya malah cerita-cerita romansa sejenis dengan yang sering saya posting di blog ini. Jadi, ya sampai saat ini saya juga belum tahu bakal menulis apa kalau memang benar saya ingin menulis buku anak.

Oleh karena itu, saya merasa tertantang sekali untuk menulis buku anak. Sebenarnya saya bisa nggak sih menulis buku anak? Itu pertanyaan yang sering terlontar di kepala saya dan sampai sekarang belum ada jawabannya. Tahun 2018 saya ingin menjawab pertanyaan itu.

5. Quit My Job and Being a Full Time Blogger and Writer

Yang terakhir adalah keputusan besar yang harus dipertimbangkan secara matang. Karena hal tersebut tidak hanya berhubungan dengan saya pribadi, tetapi juga dengan orang lain di sekitar saya.

Mengapa sih saya bisa tergoda untuk meninggalkan pekerjaan kantoran dan beralih ke pekerjaan yang belum tentu jelas penghasilannya?

Sebelumnya, saya bukan menganggap pekerjaan kantoran atau freelance lebih baik satu dengan yang lainnya, ya. Bukan juga karena saya merasa tidak nyaman atau tidak suka dengan pekerjaan saya saat ini. Suka banget malah. Ya, tetapi seperti judul postingan ini, menjadi full time blogger and writer adalah hal yang paling menggoda buat saya untuk saat ini.

Saya ingin mencoba hal baru. Saya ingin melakukan hal-hal yang selama ini cuma ada di kepala saya dan belum sempat saya lakukan karena keterbatasan waktu dan tenaga. Yaitu, serius mengurus blog dan menulis.

brooke-lark-194253.jpg

Untuk poin ini, sebenarnya masih banyak banget sih yang bisa dibahas dan dipertimbangkan. Tetapi saya cukupkan sampai di sini saja daripada melantur ke mana-mana. Mungkin kapan-kapan saya akan membuat tulisan yang membahas tentang pekerjaan kantoran dan freelance.

Yup, mungkin segitu dulu curhat-curhatnya terkait hal-hal yang menggoda untuk dilakukan di tahun 2018. Rencana dan target 2018 masih dalam proses pemikiran dan pertimbangan. Ada banyak ha; yang ingin dilakukan tapi saya harus realistis juga. Harus bikin resolusi yang rinci, terukur, dan dapat dicapai. Eaaaa…..

Bagaimana dengan kamu? Sudah membuat rencana apa yang ingin dilakukan di tahun 2018 nanti?