Sebelum Lebaran Tiba

Assalamualaikum, apa kabar semua?

Bulan Ramadhan tinggal 4 hari lagi, nih. Bagaimana dengan target-target Ramadhan yang sudah direncanakan? Apa sudah sesuai atau masih banyak yang kurang?

Kalau saya, sih, … masih banyak yang kurang, hehehe. Kadang ada hari di mana rasanya malesss banget berangkat kerja. Padahal kan, walaupun puasa tetap harus semangat, ya. Seperti hari ini, hari terakhir kerja sebelum libur lebaran tiba. Duh, rasanya waktu berjalan lamban banget.

Menjelang liburan begini, pasti kepikiran dong mau ngapain saat liburan nanti. Apalagi tahun ini saya seneng banget karena nggak mudik. Lho, kok, nggak muding malah seneng? Iya, habis mudik tuh capek banget. Mungkin juga karena kampung yang dimudiki (apa lagi isitilah ini) bukan kampung halaman saya, jadinya kurang berasa pulang kampungnya. Iya, pokoknya, saat ini saya merasa lebih senang karena nggak mudik ke Lampung, wkwkwk.

Balik lagi ke rencana liburan, saya sendiri menyiapkan beberapa plan untuk libur lebaran kali ini. Entah mungkin kedengarannya lebay atau enggak, tetapi pantang bagi saya enggak merencanakan liburan. Soalnya anaknya suka hilang arah, hahaha…

1. Benar-benar memaksimalkan ibadah di tiga hari terakhir Ramadhan.

Maunya sih bisa itikaf, ya. Tetapi saya juga agak was-was karena di hari-hari terakhir Ramadhan ini mendekati jadwal period. Mudah-mudahan sih, si ‘dia’ nggak datang. Kalaupun datang, Insya Allah saya terima dengan sabar dan ikhlas, huhuhu.

Karena ketika period nggak memungkinkan untuk shalat, puasa, itikaf, tilawah, dll, saya berniat menggantinya dengan memberi (menyiapkan) makan orang puasa, baca Al-Ma’tsurat, dan baca buku islami. But, still, saya masih berharap si ‘dia’ nggak datang aja sekalian. Wkwkwk…

2. Berpikir masak-masak tentang keputusan yang akan saya buat di sisa semester tahun ini.

Jadi, sejak awal tahun ini, saya kepikiran sesuatu. Lebih tepatnya sebuah keputusan yang bagi saya cukup besar dan harus dipikirkan secara benar. Bukan yang berbekal mood atau nekat semata. Sesuatu itu semakin menjadi-jadi di bulan ini.

Saking seringnya kepikiran, saya jadi suka stress sendiri. Begitu banyak hal yang berkelindan di kepala saya. Istilah sederhananya sih, mumet. Yah, pokoknya galau abis, deh. Saya pikir, momen libur lebaran ini bisa sejenak menjauhkan saya dari rutinitas harian dan bisa membuat saya berpikir dengan tenang. Sehingga saat mengambil keputusan pun, berdasarkan pemikiran yang jernih. Semoga saya berhasil, ya.

3. Brainstorming untuk blog yang lebih baik.

Yup, selain hal di poin 2, urusan blogging juga cukup banyak mengisi kepala saya. Tentang visi misi blog (eaaaa…), rencana konten, keberlangsungan blog, dan macam-macam.

Jujur saja, akhir-akhir ini saya agak sedih melihat blog buku saya sepi pengunjung. Terutama di post-post terbaru. Saya tahu sih, statistik dan follower bukan segalanya, tetapi tetap saja ketika melihat jumlah tayang yang amat sangat sedikit itu, saya jadi berpikir, apa yang salah dengan saya dan postingan saya.

Berdasarkan hal ini, saya merasa, mungkin saya perlu meninjau ulang tujuan saya membuat blog (bahkan membuat 2 blog). Apakah benar-benar perlu dua blog? Apakah ada sesuatu yang kurang selama mengisi blog, baik secara konten maupun tampilan? Kalau iya, mana yang paling fatal dan sangat perlu diperbaiki? Mudah-mudahan setelah libur lebaran nanti, saya kembali dengan blog yang lebih bagus dan bermanfaat, ya.

4. Membuat daftar baca dari timbunan buku yang ada.

Sebenarnya setiap bulan saya selalu membuat daftar buku yang akan saya baca di jurnal. Tetapi kali ini, saya mau evaluasi, seberapa tinggi timbunan yang saya miliki, dan buku apa saja yang akan saya prioritaskan untuk dibaca sampai akhir tahun 2017.

Sepanjang semester awal tahun ini, saya mengakui saya cukup santai membaca buku. Sebulan mungkin hanya 3-4 buku. Ada juga bulan yang banyak membaca buku, tetapi buku yang tipis-tipis saja. Semoga dengan adanya daftar buku dan buku prioritas bisa menggenjot semangat membaca saya, ya.

5. Jalan-jalan dan silaturahmi.

Ya, momen lebaran memang identik dengan silaturahmi. Saya juga berharap bisa mengunjungi tempat wisata, walaupun sampai sekarang belum tahu mau ke mana. Buat saya, jalan-jalan itu penting untuk menyegarkan pikiran, menyuntikkan semangat, agar saat kembali beraktivitas nggak loyo dan males.

Baiklah, itu adalah beberapa daftar yang ingin saya lakukan saat libur lebaran tiba. Bagaimana denganmu? Apa rencana liburanmu? Sharing di sini ya…

Semoga kita bisa memaksimalkan ibadah di hari-hari terakhir Ramadhan dan dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun-tahun selanjutnya. Selamat Hari Raya Idul Fitri dan selamat berkumpul bersama keluarga. 🙂

Blog Recommendations: 5 Blog Resep Masakan Favorit

Sebagai perempuan bekerja merangkap ibu rumah tangga (eeaaaaa), saya termasuk yang suka mencari-cari berbagai resep makanan. Soalnya kan bosan ya, kalau tiap hari masak itu-itu aja. Lagi pula, mencoba berbagai jenis masakan bisa meningkatkan kepercayaan diri juga, hahaha.

Yah, pokoknya menikah itu membuat saya yang tadinya males banget masak, jadi lumayan suka masak (sekarang masih ‘lumayan suka’ belum sampai taraf ‘suka banget’). Saya juga jadi tertantang bikin masakan-masakan yang bagi diri saya yang dulu, susah banget dibuat alias nggak mungkin. Meskipun realitanya, sampai sekarang baru bisa masak yang sederhana-sederhana aja. Ya, enggak apa-apa lah, ya. Bertahap dulu, yang penting sehari-hari menu makan bervariasi.

Nah, biasanya untuk mencari ide dalam mengolah masakan, saya suka berkelana di Facebook. Kan, suka banyak tuh yang share resep-resep masakan, yang mudah dan murah meriah tapi keliatannya tetep enak. Waktu awal-awal tinggal di rumah sendiri, kesukaan saya itu lihat video-video resep di Cookat, Dingo, Tasty, dan Tastemade Indonesia. Sayangnya, kebanyakan resep di Cookat dan Dingo itu junk food (kebanyakan lho ya, bukan semua). Resep-resep di Tastemade Indonesia sebenarnya enak dan sehat, kebanyakan makanan khas Indonesia gitu. Tapi, banyak juga yang ribet dan butuh banyak bahan.

Sampai akhirnya saya menemukan blog khusus resep masakan yang saya suka. Apa sajakah itu?

1. Catatan Nina

Blog miliki Bunda Nina ini resep-resepnya super lengkap. Di blognya, resep-resep sudah terbagi dalam beberapa kanal. Ada kanal makanan, minuman, aneka kue, jajanan, sayuran, dll. Di dalamnya, terbagi lagi sesuai jenis/bahan olahan. Misal di kanal makanan, ada aneka ayam, aneka telur, tahu dan tempe. Pokoknya gampang banget kalau mau cari resep di sini. Blognya juga rapi, bersih, nggak terlalu banyak iklan, dan foto-fotonya bagus.

Dari resep-resepnya juga, kebanyakan kelihatannya ((kelihatannya)) mudah dibuat dan bahannya mudah didapat (nggak mesti ke supermarket besar dsb). Ada beberapa resep yang ingin sekali saya coba, kebanyakan jajanan sih, hehehe. Ada onion cheese stick, telur gabus seledri, dan misoa goreng. Sebenarnya masih banyak sih, resep-resep Bunda Nina yang menggugah selera, tapi sepertinya dalam waktu dekat saya ingin mencoba tiga resep tadi.

onion-cheese-stick-catatan-nina.JPG

telur-gabus-catatan-nina.JPG

misoa-goreng-catatan-nina

2. Cerita Kokidol

Ini blog pertama tentang masak-memasak yang saya suka. Waktu menemukan blog ini, rasanya ingin langsung bikin masakan yang ditulis Mbak Dila. Soalnya kelihatannya gampang dibuat dan bahan-bahannya pun familiar. Yang enak dari blog Kokidol ini adalah Mbak Dila juga menampilkan foto langkah-langkah saat memasak. Jadi, resepnya makin jelas dan terasa mudah dibuat.

Selain resep-resep, ada juga beberapa postingan review tempat makan. Hanya saja kebanyakan di daerah Jogja, karena Mbak Dila memang orang sana.

Resep-resep yang pengen banget saya coba adalah cilok telur saus lada, oseng mercon cumi asin, dan sosis panggang lada hitam. Oiya, bahasanya Mbak Dila di blog lucu banget, deh. Rasanya seperti lagi dengerin Mbak Dila cerita gitu.

cilok-telur-saus-lada-kokidol.jpg

oseng-mercon-cumi-asin-kokidol.jpg

sosis-lada-hitam-kokidol.jpg

Selain blog dari Indonesia, saya juga menemukan beberapa blog masakan dari luar negeri. Cuma yah, kalau dari luar negeri, kan, secara bahan dan tipe masakan agak berbeda, ya. Sejujurnya, saya suka mampir ke blog-blog ini hanya untuk memanjakan mata, melihat makanan-makanan enak yang tertata rapi.

3. Skinny Taste

Skinny Taste termasuk blog dengan pembagian resep super lengkap, plus ada logo-logo diet. Misal, resep low carb, vegetarian, gluten free. Jadi, kalau kita mau cari resep khusus untuk vegetarian, tinggal cek aja di logonya. Ada juga seasonal recipes yang terbagi menjadi 4 jenis (winter, spring, autumn, and summer), weekly dinner plan, dan recipes index. Jadi, tinggal cek daftar indeks dan bisa langsung klik ke resep yang kita minati. Salah satu yang mau banget saya coba adalah roti tawar alpukat telur. Hmmm… kayaknya sih enak, ya.

avocado-toast-egg-in-a-hole.jpg

4. Lovely Indeed

Lovely Indeed adalah blog bernuansa pastel yang isinya berbagai macam. Bukan resep makanan saja. Kanal-kanalnya ada DIY, Travel, Food, Interior, dan Style. Khusus untuk food, sepertinya didominasi oleh makanan manis-manis. Saya sendiri ingin mencoba bikin Rose Petal Infused Honey. Entah seperti apa rasanya, tapi sepertinya sih enak.

rose-petal-infused-honey.jpg

5. Madeleine Shaw

Madeleine Shaw adalah blogger Australia yang perhatian pada healthy eating dan healthy life. Selain resep-resep, di blognya juga membahas tema wellness, seperti natural beauty, recommendations, mindfulness, dan travel. Shaw juga memiliki buku A Year of Beautiful Eating. Resep yang mau saya coba adalah fertility boosting smoothie. Sepertinya sih enak, ya.

fertility-smoothie.jpg

Mungkin segitu dulu, ya, blog recommendation kali ini. Niatnya, saya mau konsisten menulis feature ini, paling sedikit tiga bulan sekali. Karena saya suka banget menulis postingan tentang blog-blog yang saya sukai. Saya juga senang sekali kalau menemukan blog yang memposting tentang blog recommedations. Jadi makin asik berkelana dan ber-blogwalking ria.

Happy blogging and cooking!

PS: Foto-foto yang dicantumkan milik blogger yang bersangkutan. Saya tidak mengedit atau menghapus watermark. Foto digunakan hanya untuk memperindah postingan. (supaya kebayang gitu makanannya seperti apa)