7 Akun Instagram Resep Masakan yang Layak Diikuti

Assalamualaikum, apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia, ya.

Seperti janji saya di postingan sebelumnya, saya akan berbagi info tentang blog dan akun Instagram bertema resep masakan yang saya sukai dan saya ikuti.

instagram-resep-masakan.jpg

Kali ini saya berbagi akun Instagram dulu, ya. Mungkin banyak dari kita yang secara sadar maupun tidak, lebih suka buka Instagram daripada baca blog sekarang ini. Selain mudah digunakan, Instagram juga salah satu aplikasi media sosial yang sangat memanjakan mata. Bagi orang-orang tipe visual, pasti suka banget dengan Instagram yang lebih mengedepankan gambar.

Khusus di bidang masakan atau kuliner, Instagram juga berhasil banget bikin kita meneteskan air liur saat melihat foto-foto makanan yang menggoda. Istilah kerennya sih food photography.

Saya juga termasuk yang suka banget lihat foto makanan (di mana pun itu) dan Instagram salah satu aplikasi yang memanjakan mata saya. Banyak sekali akun instagram yang bertema food photography, culinary, atau apa pun lah yang bertema makanan. Dan yang enak di Instagram itu kita bisa menyimpan postingan yang saya suka. Jadi, kalau mau lihat lagi postingan yang kita suka, tinggal buka halaman Save kita.

Dari sekian banyak itu, ada beberapa favorit saya. Beberapa hal yang saya sukai dari akun-akun tersebut adalah:

Foto-fotonya bagus. Saya sama sekali nggak jago dan nggak paham bidang fotografi. Jadi, bagus di sini adalah bagus menurut pandangan awam saya.

Pemilik akun nggak segan menyapa dan berbagi resep. Ini juga penting, karena melihat makanan enak aja nggak cukup. Kalau tahu bahan dan cara membuatnya kan lebih seru lagi. meskipun mungkin nggak semua resep itu saya praktekin, tetapi saya jadi tahu berbagai cara membuat makanan.

Tidak terlalu banyak iklan. Saya tahu zaman sekarang adalah zaman endorse. Akun Instagram yang memiliki banyak pengikut pasti banyak yang menawarkan endorse. Endorse nggak salah kok, asal tetap memberi manfaat kepada follower dan jujur dalam mengiklankan. Nggak berlebihan dan nggak membohongi publik. Dan yang penting, nggak terus-terusan endorse. Ya, harus ada postingan-postingan milik sendiri juga lah.

Mungkin itu tiga hal yang menjadi pertimbangan saya dalam menyukai dan mengikuti akun-akun instagram. Oiya, khusus untuk postingan ini, semua akun yang saya cantumkan adalah akun instagram ibu-ibu Indonesia yang caption-nya memakai bahasa Indonesia. Masakan-masakan yang dibuat juga kebanyakan makanan Indonesia dengan bahan-bahan yang mudah-mudahan banyak tersedia di sini. Jadi, kalau kita mau mempraktikkan resep-resep mereka, insya Allah lebih mudah. 🙂

citrahendrawijaya

akun-instagram-masakan-citrahendrawijaya.jpg

anitajoyo

akun-instagram-masakan-anitajoyo.jpg

dianandariskia

akun-instagram-masakan-dianandariskia.jpg

nianings

akun-instagram-masakan-nianings.jpg

pujihamzah

akun-instagram-masakan-pujihamzah.jpg

rickeindriani_ordinarykitchen

akun-instagram-masakan-rickeindriani.jpg

sukmawati_rs

akun-instagram-masakan-sukmawati.jpg

Bagi yang suka juga dengan akun-akun mereka seperti saya, silakan langsung dicek ya. Postingan ini tidak disponsori sama sekali dari mereka, lho. Ini murni pendapat saya pribadi yang memang menyukai akun-akun tersebut. Selamat berselancar di antara foto-foto makanan yang menggoda. 🙂

Advertisements

Hello July

hello-july (2)

Assalamualaikum, apa kabar? Meskipun sudah sangat telat saya ingin mengucapkan “Selamat Idulfitri Mohon Maaf Lahir dan Batin”.

Semenjak postingan terakhir, saya bingung dan merasa nggak mood mau posting sesuatu di blog. Terlebih lagi kesibukan di akhir Ramadhan, Idulfitri, pulang kampung, silaturahim, dan lain-lain yang menambah sederet alasan untuk nggak posting. Padahal alasan utamanya, ya, malas.

Di awal bulan Juli ini saya mungkin cuma mau curhat sekaligus mencatat hal-hal yang ingin dilakukan di semester dua tahun 2018. (Sudah kayak anak sekolah aja pakai semesteran segala, hihihi.)

Sejujurnya, belakangan ini banyak banget hal yang melelahkan hati dan pikiran sehingga saya mudah kehilangan konsentrasi dan jauh lebih pemalas dari seharusnya. Inginnya menulis review, menulis postingan, mencoba resep baru, beres-beres rumah, dan sebagainya belum terlaksana semua. Memang sih tetap ada yang saya kerjakan, itu juga dengan segenap usaha menyemangati diri sendiri supaya waktu yang berlalu nggak terlalu sia-sia. Tetapi, menurut saya itu masih sangaaat jauh dari apa yang saya inginkan.

Sesuatu yang membuat saya (agak) frustasi ini nggak perlu diceritakanlah ya, nggak penting juga untuk blog ini. Saya cuma berharap dikasih kekuatan dan kesanggupan dari Allah SWT untuk melalui semuanya. Karena pemilik segala kekuatan dan kekuasaan adalah Allah SWT. Jadi, hanya bisa berharap Allah memudahkan dan memberi yang terbaik buat saya, buat kita semua. Dan semoga saya bisa menerima takdir-Nya, apa pun itu.

hello-july (3)

Sementara itu, hal-hal yang ingin saya lakukan di semester dua tahun 2018 ini juga sebenarnya nggak beda jauh dari keinginan saya dari zaman baheula yang belum terlaksana sesempurna yang saya inginkan. Eaaaa…,seperti;

1. Minimal seminggu sekali posting di blog ini dan blog buku.
2. Menulis cerita dan mempostingnya di web menulis atau mengirim untuk lomba.
3. Mencoba berbagai resep masakan baru yang saya temukan di internet.

Cukup tiga dulu, deh. Kalau banyak-banyak khawatir nggak fokus dan akhirnya banyak yang nggak dikerjain. Mudah-mudahan tiga hal sederhana ini bisa saya lakukan dengan sebaik-baiknya, ya.

Khusus untuk blog ini sebenarnya saya sudah memiliki beberapa draft tulisan yang menunggu untuk diposting. Saya ingin mengulas beberapa hal, seperti rekomendasi blog masakan (again!) mengingat banyak yang suka dengan postingan saya tentang blog masakan. Saya juga ingin share tetap platform menulis online seperti Wattpad dkk. Saya juga ingin berbagi cerita tentang suka duka menjadi editor, wkwk (ini sih dijamin curhat!). Mudah-mudahan bisa saya tulis dan saya posting semua, ya.

hello-july (1)

Tetap semangat menjalani hari dan semoga setiap hari yang kita lalui lebih baik dari hari sebelumnya. Amiin.

Bagaimana denganmu? Apa rencanamu di bulan Juli?