Britney Jean, Joox, dan 5 Lagu Favorit

 

Entah sejak bulan apa tepatnya (mungkin sekitar pertengahan 2016 atau lebih), aku lebih suka mendengarkan lagu-lagu secara online lewat aplikasi Joox. Sebelumnya, aku biasa mendengarkan lagu-lagu dari folder pribadi atau dari Soundcloud. Hanya saja, lama-lama aku bosan dengan lagu-lagu di fileku yang itu-itu saja (yang aku download dari 4shared sejak tahun 2006) dan buffering di Soundcloud itu lama, hehehe.

Lalu, temanku mengenalkanku pada aplikasi Joox di mana kita bisa mendengarkan lagu sekaligus melihat liriknya secara online. Yah, menurutku aplikasi Joox ini lumayan membantu. Aku biasa mendengarkan Joox di kantor sambil bekerja.

Seperti yang sudah bisa dibayangkan, setelah mengetahui Joox, aku langsung fokus mencari lagu-lagu. Ada beberapa lagu baru yang aku dengarkan (biasanya aku tahu karena ada di Home, btw, sekarang aku sudah nggak terlalu update lagi dengan lagu baru), ada juga lagu-lagu jadul yang cuma sering aku dengar di radio, atau lagu-lagu jadul yang nggak sengaja aku temukan (seperti serendipity gitu, deh).

Sebenarnya banyak banget lagu favoritku. Tapi karena di blogging challenge ini cuma minta lima, yah, aku kasih lima, deh. Ini dia lima lagu yang akhir-akhir ini sering aku dengarkan di Joox.

1. Highway Don’t Care

Menemukan lagu ini waktu lagi ngumpulin lagu-lagunya Taylor Swift. Baru tahu ternyata Taylor Swift pernah nyanyi bareng dengan Tim McGraw dan Keith Urban. Aku suka lagu dan liriknya. Liriknya menggambarkan seseorang yang peduli dan mencintai kekasihnya.

The highway won’t hold you tonight
The highway don’t know you’re alive
The highway don’t care if you’re all alone
But I do, I do.
The highway won’t dry your tears
The highway don’t need you here
The highway don’t care if you’re coming home
But I do, I do.

Video klipnya bagus, deh. Ceritanya tentang cewek (‘you’ di lagu ini) yang lagi menyetir mobil sambil menangis dan kirim SMS. Terus handphonenya jatuh dan….

2. Perfume

Awalnya aku iseng aja denger lagu barunya Britney di Joox yang judulnya Make Me. Terus entah kenapa aku jadi penasaran dengan lagu-lagu dia lainnya. Ya, jujur aja, aku bukan salah satu fans Britney. Lagunya yang aku tahu uma Sometimes, Stronger, Toxic, dan Baby One More Time. Eh, ternyata pas di dengerin lagu-lagunya Britney enak juga.

Sebenernya yang aku suka bukan cuma Perfume. Aku juga suka dengan Don’t Let Me be the Last to Know, Hold It Against Me, Piece of Me, One Kiss from You, I was Born to Make You Happy, I Wanna Go, Overprotected, Lucky, eh banyak ya.

Perfume bercerita tentang sosok cewek yang cemas dan cemburu, berharap cowok yang disukainya inget dia. Status dia sendiri nggak jelas, sebenernya dia pacar si cowok atau selingkuhannya. Tapi aku suka aja dengan perasaan cemas yang ditunjukkannya lewat parfum dan dia berharap cewek rivalnya mencium aroma parfumnya. Hehehe.

I want to believe
It’s just you and me
Sometimes it feels like there’s three of us in here, baby

So I wait for you to call
And I try to act natural
Have you been thinking ’bout her or about me?
And while I wait I put on my perfume,
Yeah, I want it all over you
I’m gonna mark my territory

3. Say You Won’t Let Go

Nah, kalau ini lagu yang agak kekinian. Aku juga tahu lagu ini dari Home-nya Joox. Terus suka diputer di radio juga, sih. Aku nggak terlalu tahu tentang penyanyinya, James Arthur. Baru denger malah. Tapi lagunya enak dan liriknya romantis, hehehe.

I’m so in love with you
And I hope you know
Darling, your love is more than worth its weight in gold
We’ve come so far my dear
Look how we’ve grown
And I wanna stay with you
Until we’re grey and old
Just say you won’t let go
Just say you won’t let go

4. Up

Nggak sengaja juga menemukan lagu ini, waktu lagi nyari-nyari lagu Demi Lovato. Aku lumayan suka dengan karakter vokalnya Demi. Entah kenapa, karakternya tuh beda aja. Aku juga suka dengan lirik lagu ini. Intinya sih tentang mempertahankan sebuah hubungan.

I never meant to break your heart
I won’t let this plane go down
I never meant to make you cry
I’ll do what it takes to make this fly
You gotta hold on
Hold on to what you’re feeling
That feeling is the best thing
The best thing alright
I’m gonna place my bet on us
I know this love is heading in the same direction
That’s up

5. Breathe Again

Terakhir, lagu jadul, nih. Suka aja sama lagu ini. Enak nadanya.

If I never feel you in my arms again
If I never feel your tender kiss again
If I never hear I love you now and then
Will I never make love to you once again
Please understand if love ends
Then I promise you, I promise you
That, that I shall never breathe again
Breathe again
Breathe again
That I shall never breathe again
Breathe again

*postingan ini untuk blogging challenge ‘Your 5 favourite songs’

Memetik Inspirasi dari Para Penyanyi

“Never underestimate a girl’s love for her favorite band. Never think even for a minute, that she won’t defend them to her death. Because it’s not just the music that makes that band her favorite. It’s the guys, the gals. It’s the fans. People whom of which she has interacted with, thanks to the band. That band might of saved her life, or just made her smile everyday. That band has never broke her heart and has yet to leave her. No wonder she finds such joy in her music.”

(Alex Gaskarth)

Hai, masih ngomongin tentang penyanyi dan band lagi nih… Karena, yah… memang belum ada ide mau nulis apa lagi… Pardon me, hehehe… (Btw, judulnya sok kece banget yah?)

Tadinya mau ngebahas tentang 5 Seconds of Summer (lagi) tapi takutnya bosen (dan ketauan banget aku lagi tergila-gila dengan mereka) jadi kuputuskan untuk membahas band secara umum aja.

Waktu pertama kali menemukan quote dari Alex Gaskarth di atas, aku langsung ngerasa, yeah! That’s me!

Kenapa? Kenapa aku suka banget sama band? Penyanyi? Lagu-lagu?

Aku juga nggak tahu, hahahaha…

Kadang aku suka mikir-mikir gitu, sejak kapan ya aku mulai suka dengerin lagu?
Bisa jadi sejak TK sih, soalnya inget banget dulu waktu TK lagu favoritku Stinky – Mungkinkah (pantes gedenya labil kayak gini, dari kecil dengerin lagu galau, hahahah)

Yah, waktu SD sih baru kenal lagu-lagu Indonesia. Inget banget, waktu kelas 3 SD, tiap pagi, lagu yang aku nyanyiin Pandangi Langit Malam Ini – nya Jikustik (si Putri apa kabar ya? Huehehe) Terus pas SMP, baru deh kenal lagu-lagu barat, seperti lagu-lagunya N’Sync, BSB, Westlife, Simple Plan, Linkin Park, etc.

Bagiku, lagu bukan sekadar lagu. Tapi semacam media untuk menyampaikan perasaan. Cieeeee…

Serius, setiap kali denger lagu yang sesuai banget ngegambarin perasaan aku, rasanya kayak ketemu soulmate yang menyuarakan isi hati. Kyaaa… hahahaha…

Seperti waktu zaman SMP, aku suka (pake banget) sama Letto. Apalagi lagu Ruang Rindu-nya tuh. Ihik, itu mah jadi lagu kebangsaan kali yaa… Haruskah Ku Mati-nya ADA Band dan Do You Know-nya Enrique Iglesias juga termasuk lagu kebangsaan pas SMP.(dan dari lagu-lagu itu, udah bisa ketebak kan ‘kisah cinta’ ku kayak apa?) Hahahahaha….

enrique-iglesias-press-sitting-2014-billboard-650.jpg

Enrique Iglesias (creativedisc.com)

Bener kata Alex, that band might save her life. Mungkin orang berpikir dengerin lagu-lagu patah hati bikin kita patah hati atau malah makin menenggelamkan diri dalam patah hati. Menurutku, nggak begitu. Ketika mendengarkan lagu-lagu patah hati, aku ngerasa kayak ada seseorang yang mengerti perasaan aku, dan membantuku melepaskan perasaan itu lewat lirik yang aku nyanyikan.

Walaupun, memang harus diimbangi dengan lagu-lagu yang bikin semangat juga dong. Masa patah hati mulu tiap hari, hehehe…

Bagiku, lagu juga seperti pintu ke masa lalu. Setiap masa, pasti ada lagu favoritnya. Kayak waktu SMA, aku lagi suka-sukanya sama Jesse McCartney. Setiap denger Just So You Know, Bleeding Love, Beautiful Soul, aku langsung teringat masa-masa SMA.

jesse-mccartney-style-fashion-looks_5

Jesse McCartney (bestcelebritystyle.com)

Setiap kali denger I Knew I Loved You-nya Savage Garden, ingatanku langsung kembali ke Kuningan, karena meskipun itu lagu jadul, aku baru suka (pake banget) pas tinggal di Kuningan.

Mungkin nanti, beberapa tahun lagi, setiap kali aku denger She Looks So Perfect atau She’s Kinda Hot, aku langsung inget masa-masa sekarang, saat aku lagi tergila-gila dengan 5 Seconds of Summer, hehehe…

Beberapa kehidupan band atau penyanyi juga bisa jadi menginspirasi. Aku termasuk orang yang lebih suka melihat sisi baik seseorang daripada mengingat-ingat hal buruknya (dan itu pula yang sepertinya bikin aku susah move on, hehehe).

Mungkin kehidupan sebagai selebriti, artis, penyanyi, penuh dengan hiruk pikuk keterkenalan dan kemewahan. Tapi kita juga nggak bisa mengenyampingkan fakta kalau banyak dari mereka yang memulainya dari ‘bawah’, berjuang keras untuk mewujudkan mimpi-mimpi mereka, mengisi hidup mereka sesuai dengan passion, minat, dan bakat yang mereka punya.

Contohnya 5 Seconds of Summer (lagi, hahaha)…

12107681_176498406024027_1295055533_n

5 Seconds of Summer (picture from @ashtonirwin)

Ketika aku nyari info tentang band ini, aku kagum banget sama mereka. Mereka memulai band dari langkah kecil yang keliatannya mungkin sepele dan udah dilakuin banyak orang di era digital seperti sekarang, yaitu mengunggah video cover lagu ke Youtube. Mereka terus melakukan itu dan percaya suatu hari nanti 5 SOS bisa jadi ‘besar’ and yes, seperti itulah mereka sekarang. Dipuja-puja ratusan ribu fans dari berbagai belahan dunia, dan ingin terus berkarya dan menginspirasi orang-orang. Saat mengetahui hal itu, jujur aku merasa ‘tersentil’. Kalau mereka aja bisa mewujudkan mimpi-mimpi mereka, kenapa aku enggak?

Aku juga salut dengan para penyanyi atau band yang sudah meninggalkan masa keemasannya, tapi tetap terus bermusik (contohnya a1 dan BSB, hahahaha). Walaupun ketenaran mereka sudah digeser dengan kehadiran penyanyi-penyanyi baru, tapi aku yakin, mereka tetap punya fans sejati yang amat loyal.

So, setelah berpanjang-panjang kata, inti dari tulisan ngalor-ngidul ini adalah, aku cuma pengen bilang, kalau mungkin kelihatannya sepele atau nggak guna, nge-fans sama penyanyi atau band-band gitu. Tapi sebenernya nggak sesepele itu, ada banyak hal yang bisa kita ambil, bisa jadi inspirasi, bisa jadi semangat, bisa jadi motivasi dari para penyanyi itu.

Tanpa lagu-lagu mereka, mungkin sebagian cerpenku nggak akan pernah ada. Tanpa lagu-lagu mereka, mungkin aku nggak punya banyak kenangan, nggak punya banyak pagi yang dilalui dengan lirik-lirik yang bikin semangat, nggak punya sesuatu yang buat aku ingat, “Oiya, dulu waktu aku sedih, aku dengerin lagu ini lho!” , “Oiya, dulu waktu aku lagi jatuh cinta, ini lagu yang terus aku nyanyiin lho!”, dan berbagai hal lain yang mungkin nggak akan pernah ada tanpa penyanyi dan lagu-lagunya.

Bagiku, nge-fans itu bukan sekadar suka sama tampang ganteng atau suara bagus (walaupun itu pasti terjadi sih, hehehe), tapi juga mendukung dan mengambil hal baik dari siapa yang kita kagumi. Iya, kan?

Bagiku, nggak salah kok nge-fans dengan artis, penyanyi, band, asal nggak berlebihan (walaupun kenyataannya aku sering berlebihan saat suka dengan band/penyanyi). Asal nggak melakukan tindakan konyol atau membahayakan diri kita dan orang lain. Iya, kan??

So, yang ngerasa 5 SOS fam, mana suaranyaaaaaaaaa???
(teteup) 😀

 

tumblr_nkjhqkYZ8J1u3vftjo1_500