9 Blog Menarik untuk Dikunjungi

read-341027_1280

Banyak blog bagus di dunia maya yang super luas ini. Saya sendiri sering lupa waktu kalau sedang blogwalking, saking asyiknya mengelana dari satu blog ke blog lainnya. Nah, akhir-akhir ini ada beberapa blog yang baru saya temukan, dan menurut saya blog tersebut bagus dan menarik untuk saya ikuti.

1. Living Loving
For all things lovely. Bagus, yah deskripsi blognya. Sederhana dan sesuai tujuan. Blog Living Loving dikelola oleh Mbak Miranti dan Mbak Nike. Isi blognya seputar dekorasi rumah, gaya hidup, dan kreativitas. Saya suka dengan tampilan blog ini, yang didominasi warna putih dan warna-warna lembut, sehingga nyaman membacanya. Isi blognya juga menarik, terutama fitur dekorasi rumah yang diberi nama Lovely Nest. Saya suka aja sama pilihan-pilihan dekor dan furniturnya Living Loving.

2. Starin Sani
Tampilan blog Mbak Starin ini sebenarnya simpel, tapi isinya menurut saya bagus. Terutama postingan #NiceHomeWork. Gara-gara itu, saya jadi pengen ikutan kelas Institut Ibu Profesional juga, deh.

3. Puty’s Journal
Blog Mbak Puty ini termasuk blog lama, lho. Bahkan beliau sudah membuat blog-nya sejak tahun 2002. Keren banget, kan! Ada beberapa tulisan Mbak Puty yang saya suka, terutama tentang Working at Home Mother. Selain itu, ilustrasi-ilustrasinya Mbak Puty lucu-lucu.

4. Dewi Nur Aisyah
Blog Mbak Dewi juga baru-baru ini saya sambangi, setelah bukunya (Awe-Inspiring-Me) terbit. Saya penasaran aja dengan tulisan-tulisannya. Ternyata tulisannya bagus (ya, iyalah, buktinya sampai dibukuin), terus kisah-kisah di Inggris-nya bikin saya rada mupeng, nih. Melanjutkan pendidikan di Inggris itu salah satu cita-cita saya yang sampai saat ini belum kesampaian. Yah, mudah-mudahan saya diberi kesempatan untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

5. Berada di Sini
Pertama kali saya mengenal blog milik Mbak Hanny Kusumawati ini dari WordPress. Waktu itu saya mikir, ‘Wah, keren banget nih blog orang Indonesia muncul di Discovery WordPress!’ Dan ternyata isi blognya memang bagus. Kebanyakan seputar traveling, lifestyle, dan blogging. Walaupun agak berat sih saat loadingnya.

Selain lima blog yang sudah saya sebutkan, masih ada beberapa blog lagi yang menurut saya juga cukup bagus.

1. Nazura Gulfira
Suka sama foto-foto yang ditampilkan Mbak Nazura di tiap postingannya. Cantik-cantik, deh. Tampilan blognya juga simpel. Mbak Nazura sudah menerbitkan dua buku, The Art of Thrifting dan Perjalanan Cinta dan Makna Perempuan.

2. Mira Afianti
Saya naksir dengan blog ini karena cerita-cerita travelingnya, khususnya traveling di UK. Duh, jadi pengen makin ke sana, kan.

3. Besinikel
Blog Mbak Feni ini termasuk blog yang lucu. Iya, maksudnya gaya ceritanya kocak dan santai banget. Jadi berasa dengerin curhat gitu, deh. Isi blog-nya seputar kehidupan sehari-hari, terutama Mbak Feni dan kedua anaknya.

4. Carousel of Memories
This Sadgenic girl now become a mother. Saya mengenal Mbak Rahne Putri sejak masih aktif nulis di tumblr Sadgenic-nya. Tumblr berisi puisi, prosa, dan tulisan melankolis lainnya yang akhirya dibukukan dengan judul yang sama. Sekarang Mbak Rahne sudah punya satu putra dan membagi kehidupannya sebagai mamah muda di blognya. Seru juga mengikuti blognya, beberapa tulisannya bermanfaat dan menginspirasi.

Kalau dilihat-lihat, sembilan blog yang saya cantumkan hampir memiliki tema yang senada, yaitu Mamah Muda, hehehe… Yah, maklumlah, bagaimanapun apa yang ingin kita ketahui berubah seiring berubahnya kehidupan.

Dulu, mungkin saya suka dengan blog yang berisi cerpen, puisi, prosa, dan segala sesuatu yang romantis dan melankolis. Kalau sekarang, mungkin lebih ke kisah ibu-ibu menjalani kehamilan, mengasuh bayi, mendidik anak. Ditambah dengan mengatur perabot rumah, bekerja dari rumah, dan resep-resep masakan yang mudah dicoba. Selainnya, masih sama sih, saya suka dengan blog yang mengulas tentang traveling (khusunya traveling ke Eropa), ulasan buku, dan tulisan sehari-hari yang bisa diambil hikmahnya.

Oiya, saya juga suka dengan tampilan blog yang simpel, bersih, (nggak banyak blink-blink, pop-up iklan, dan fitur yang terlalu ramai), dan loadingnya cepet, hehehe…

Kalau kamu, apa blog favoritmu?

*postingan ini untuk blogging challenge ’your favorite blogs’ *

10 Jajanan Favorit (plus Resepnya!)

Musim hujan begini biasanya nafsu makan bertambah. Bawaannya pengen nyemil atau makan terus, hehehe… Entah karena efek dingin yang bikin lapar atau memang suka makan. Nah, kali ini saya mau berbagi 10 jajanan favorit saya.

1. Cilok

Di urutan pertama ada Cilok alias ‘Aci Dicolok’. Saya suka makanan ini sejak kuliah. Jadi, di ujung jalan keluar dari Stasiun UI itu ada tukang cilok yang biasa mangkal. Awalnya saya nggak pernah tertarik beli cilok. Eh, pas nyobain cilok di situ langsung ketagihan. Jadilah, saya sering jajan cilok di situ.

Ciloknya enak, ukurannya nggak terlalu besar, jadi satu bulatan sekali suap bisa masuk. Aci-nya berasa, nggak hambar, tingkat kekenyalannya juga pas. Terus di dalam cilok itu ada isinya, seperti tetelan daging ukuran mini. Nama di gerobaknya sih, Cilok Bryan.

Selain di jalan Stasiun UI, gerobak Cilok Bryan juga pernah saya lihat di belakang Depok Town Square. Kalau sekarang, saya kurang tahu apakah penjualnya masih ada karena sudah jarang pergi ke sana. Sampai saat ini saya sering beli cilok di berbagai tempat, tapi belum ada yang rasanya seenak cilok di ujung jalan kampus itu.

2. Cakwe

Kalau yang ini sih jajanan favorit sejak kecil. Nggak tahu pastinya sejak kapan, mengingat ibu saya suka banget sama cakwe. Saya dan adik-adik jadi ikutan suka juga. Walaupun enggak terlalu sering beli cakwe, sih. Biasanya beli cakwe kalau ada momen tertentu seperti baru gajian, wkwkwk. Karena satu keluarga suka cakwe, jadi beli cakwe nggak bisa sedikit, dan berpengaruh ke kondisi dompet juga, hahahaha. Jadi, kalau pas beli cakwe itu terasa istimewa banget.

Setelah nikah, saya mengenalkan jajanan cakwe ke suami. Ternyata dia belum pernah makan cakwe, dan pas nyobain nggak terlalu suka. Saya sampai heran sendiri, kok, bisa sih ada yang nggak suka cakwe.

3. Otak-Otak Bakar

Ini juga salah satu jajanan istimewa. Yang suka beliin ini budhe saya, belinya di Stasiun Jakarta Kota atau di Depok Lama. Entah tepatnya di mana saya kurang tahu. Yang jelas, kalau saya suka beli di Stasiun Pondok Cina atau dekat jembatan penyebrangan di Terminal Depok.

Otak-otak bakar juga salah satu jajanan yang suami saya baru cobain, lho (Duh, ke mana aja nih si bapak -___- )

Saya sih udah suka jajanan ini dari jaman baheula. Nikmat banget otak-otak dicocol ke sambel kacang. Apalagi kalau masih hangat.

4. Batagor

Dulu saya suka beli batagor saat masa sekolah. Enak, kenyang, dan murah. Saya suka banget sama kulit batagor yang garing kriuk itu. Namun, entah kenapa, sekarang jarang beli. Padahal banyak tukang batagor berkeliaran.

5. Siomay

 

 

Sebenernya siomay bukan makanan yang favorit banget sih (terus kenapa dimasukin ke list ini woiii!), Cuma di depan kantor ada tukang siomay yang rasa siomaynya enak banget. Dan karena nggak ada tukang jualan lagi selain dia, mau nggak mau saya sering beli siomay enak tapi mahal ini. Tukang siomaynya jualan pakai motor dan pajang banner bertulis ‘Siomay Gondrong’.

6. Kue Pancong

Kue pancong biasanya dijual di pasar atau di dekat pasar. Saya suka karena adonan kelapanya terasa gurih di lidah. Apalagi dimakan pagi-pagi pas masih hangat. Duh, enak banget!

7. Kue Ape

Ini juga biasanya ada di dekat pasar. Kue ape itu enak dimakan kalau nggak laper-laper banget tapi pengen nyemil makanan, karena nggak terlalu bikin kenyang. Saya sih suka banget sama pinggirannya yang garing. Kue ape harus dimakan cepet-cepet. Kalau kelamaan, biasanya pinggirannya jadi nggak garing lagi.

8. Lumpia Basah

Saya baru tahu jajanan ini pas kuliah. Pas iseng-iseng main ke Bogor, melihat gerobak bertuliskan Lumpia Basah. Saya hanya tahu lumpia biasa yang digoreng. Nah, bedanya lumpia basah dengan lumpia yang lain adalah kulit lumpianya nggak digoreng. Jadi, masih empuk-empuk gitu. Isiannya sih hampir sama dengan lumpia biasa.

Sejak pertama kali nyobain lumpia basah, saya jadi naksir dengan makanan ini. Sayang, di tempat saya jarang ada penjualnya. Oya, cara makan lumpia basah juga unik, yaitu dengan sumpit.

9. Kue Rangi

Ini jajanan masa kanak-kanak, sih. Dulu waktu tinggal di Depok sering ada tukang kue rangi lewat, dan Mbah saya suka beliin. Sekilas kue rangi mirip dengan kue pancong, tapi kue rangi lebih kasar teksturnya. Terus yang bikin makin mantap adalah taburang gula merah cair di atasnya. Enaaaak banget. Kue rangi juga lebih enak dimakan selagi hangat.

10. Pastel

Makanan ini biasanya muncul di arisan, pengajian, atau di tukang nasi uduk, hehehe. Saya senang banget kalau nemuin pastel di antara gorengan-gorengan lainnya. Apalagi kalau sambalnya sambal kacang. Lezaaat banget. Apalagi kalau isi pastelnya telur. Makin lezaaat….

Walaupun saya suka pastel, tapi saya nggak terlalu suka dengan pinggiran pastel yang garing dan meliuk-liuk itu, lho.

Nah, itulah 10 jajanan favorit saya. Sebenarnya masih banyak, sih. Saya suka martabak telur, risol, sate padang (eh, ini masuk jajanan nggak sih? Atau lauk?), bubur ayam, dll. Tapi kalau semua dicantumin takut bikin tambah laper. Jadi, 10 aja, deh.

Oiya, di setiap source pic yang saya cantumkan, itu menuju web pemilik foto sekaligus resep makanannya. Jadi, bisa sekalian dilihat, siapa tahu tertarik untuk bikin. Saya sendiri belum pernah mencoba membuat satu pun, hahahaha….

*postingan ini untuk blogging challenge ’10 favorite foods’ *