Remember Reina

remember reina 2.jpg

Remember Reina adalah sebuah rangkaian cerita, yang pada awalnya sama sekali tidak diniatkan untuk dirangkai-rangkai, hehehe…

Dahulu kala, sekitar tahun 2007, saya nge-fans banget dengan grup band Letto. Banyak dari lagu-lagu mereka yang menginspirasi kisah fiksi dan kisah cinta saya, hehehe….

Salah satunya adalah lagu Sebenarnya. Saya suka sekali dengan lagu ini, dan setiap kali mendengar lagu tersebut, saya membayangkan tentang seorang kekasih yang tidak bisa menerima kenyataan kalau kekasihnya telah pergi.

Dari khayal-mengkhayal itu, lahirlah kisah Reina dan Hakim. Cerita pertama yang saya tulis, cukup berbeda dengan yang saya post di blog ini. Namun, garis besar ceritanya masih sama.

Lalu, lima tahun berikutnya, saat saya membaca kembali kisah Reina, saya terpikir untuk membuat sekuel singkatnya, dan menghadirkan tokoh baru. Maka, lahirlah Hady di kisah Meninggalkan Cerita Ini. Judul cerita tersebut diambil dari lagu band favorit saya juga, The Rain. Kebetulan saat itu saya sedang suka-sukanya dengan lagu tersebut, hehehe….

Beberapa bulan kemudian, terpikir lagi untuk menambah sekuel kisah Reina dan Hady. Saya kembali menghadirkan tokoh baru bernama Adeline. Saat menulis kisah tersebut, saya sedang suka-sukanya dengan lagu Demi Lovato, Give Your Heart a Break, yang akhirnya saya ambil juga untuk menjadi judul cerita.

Lalu, di tahun 2013, saya rindu Reina dan ingin mempertemukan Reina dengan seseorang yang lain. Saya ingin Reina bertemu seseorang yang ia cintai dan mencintainya, Darren. Lahirlah tulisan Alone Apart. Sama seperti judul-judul cerita sebelumnya, Alone Apart diambil dari judul lagu yang dinyanyikan oleh Mark Hansard dan Marketa Iglova di film musikal Once.

Di tahun 2015, setelah menulis Rainy Day in Oslo dan puisi pengiringnya, Runaway, saya terpikir untuk menulis kisah dari sudut pandangnya Hady. Lahirlah cerita Penghapus Kenangan.

Awalnya, cerita itu saya beri judul It’s Over. Sama dengan judul lagu Jesse McCartney yang menginspirasi saya menulis cerita tersebut. Namun, akhirnya saya memilih judul Penghapus Kenangan. Dan itu adalah satu-satunya kisah bernuansa absurd di rangkaian kisah Reina ini.

Setelah menulis Penghapus Kenangan, saya terpikir untuk kembali lagi pada kisah Reina dan Darren. Saya terpikir untuk menulis sekuel mereka berdua, dan akhirnya lahirlah Biarkan Ia Pergi.

Sebagai sentuhan akhir, saya menambahkan satu cerita lagi yang berjudul Walking in the Rain. Cerita ini kembali lagi pada sudut pandang Adeline dan kisahnya bersama Hady, serta secuil kisah Reina dan Darren.

Saya tidak akan bilang kalau rangkaian kisah Reina adalah cerita bersambung. Karena meskipun masih saling berkait, tetapi masing-masing ceritanya bisa dibaca secara terpisah. Meskipun pada akhirnya, ada beberapa cerita yang sengaja saya buat agak kabur atau misterius latar belakangnya.

Saya sendiri lebih suka menyebut rangkaian kisah Reina dan kawan-kawannya ini sebagai puzzle stories. Seperti puzzle, pembaca bebas membacanya dari cerita yang ia inginkan. Ketika satu per satu telah dibaca, baru akan terlihat gambaran utuh dari seluruh cerita tersebut. Mudah-mudahan… hehehe…

Di bawah ini adalah daftar link dari seluruh rangkaian kisah Reina. Semoga kamu suka ya, selamat membaca!

  1. Rainy Day in Oslo
  2. Runaway
  3. Penghapus Kenangan
  4. Alone Apart (I)
  5. Alone Apart (II)
  6. Biarkan Ia Pergi
  7. Reina (I)
  8. Reina (II)
  9. Meninggalkan Cerita Ini
  10. Give Your Heart a Break
  11. Walking in the Rain
Advertisements