Old Taylor Swift’s Songs You May Miss

Setelah sekitar seminggu yang lalu lihat video musiknya Taylor Swift yang terbaru, kok, saya jadi kangen ya dengan Taylor Swift yang saya sukai waktu jaman SMA.

Jujur saja, Taylor Swift adalah salah satu dari sedikit penyanyi perempuan yang saya sukai. Soalnya saya lebih suka dengan lagu-lagu yang dinyanyikan penyanyi laki-laki, hehehe. Inget banget, dulu pas SMA seneng banget nyanyi lagu Taylor Swift, di kelas, di kamar. Lirik-lirik lagunya saya catat di buku tulis. Setiap nemu foto dia di majalah, saya gunting terus saya pajang di binder atau di tempat-tempat yang sering saya lihat. Intinya, dulu saya ngefans banget sama dia.

taylor swift bow (2).jpg

Kalau ditanya alasan kenapa suka sama Taylor Swift, ya, memang agak klise sih. Saya suka karena dia cantik. Dulu saya melihat dia itu seperti Barbie hidup, seperti putri dalam dongeng yang ada di dunia nyata. Ditambah lagi, beberapa lagu patah hatinya sesuai banget dengan saya.

Perasaan ngefans mulai berkurang saat Taylor Swift memutuskan meluruskan rambutnya. Hufth, memang sih itu hak dia mau mengganti gaya rambutnya seperti apa, tetapi saya sukaaa banget dengan rambut keritingnya yang panjang dan pirang keemasan itu. Cantik banget. Salah satu aspek yang membuat dia seperti putri dalam dongeng.

Kemudian, ditambah dengan gossip-gosip yang mengabarkan dia bolak-balik ganti pacar. Hufth, jadi makin ilfeel. Tetapi tetap saja, kalau Taylor Swift mengeluarkan lagu baru, pasti saya cari tahu, saya dengarkan, dan ujung-ujungnya tetap suka.

Namun, untuk lagu terbaru dia kali ini, Look What You Made Me Do, sepertinya kurang cocok dengan pendengaran saya. Entahlah. Sebenarnya sih terserah Taylor Swift ya, dia mau membuat lagu apa, bergaya seperti apa. Toh, kalau saya nggak suka, ya nggak usah dilihat dan didengar. Tetapi sebagai fans lamanya, saya jadi kangen dengan lagu-lagu lamanya. Dengan style-nya dia yang masih ala-ala princess. Yang masih seperti damsel in distress, bukan nightmare dressed a daydream seperti sekarang.

Ini dia beberapa lagu lama Taylor Swift yang sayang kangenin:

10. Begin Again (2014)

Lagunya belum terlalu lama, sih. Buat saya ini termasuk lagu baru yang masih menunjukkan style Taylor Swift yang lama. Manis dengan gaun cantik. Liriknya bercerita tentang ‘aku’ yang akhirnya percaya cinta lagi setelah ketemu seorang cowok di café, di hari Rabu.

Memorable Lyric:
I’ve been spending the last eight months
Thinking all love ever does is break and burn and end
But on a Wednesday in a cafe I watched it begin again

9. Safe and Sound (2010)

Lagu yang menjadi soundtrack film Hunger Games. Saya suka dengan gaun putih yang dipakai Taylor Swift di sini. Lagunya cocok banget dijadiin lagu nina bobo. Menenangkan.

Memorable Lyric:
Just close your eyes
The sun is going down
You’ll be alright
No one can hurt you now
Come morning light
You and I’ll be safe and sound

8. Tim McGraw (2006)

Lagu debut pertama dari Taylor Swift. Lagunya terdengar manis di telinga. Konon Taylor Swift menulis lagu ini saat masih di high school. Lagu ini diberi judul Tim McGraw karena Taylor Swift menyukai penyanyi country ini.

Memorable Lyric:
But when you think “Tim McGraw”
I hope you think my favorite song
The one we danced to all night long

7. Our Song (2006)

Masih termasuk lagu debut Taylor Swift, selain Tim McGraw. Kalau lihat video klipnya, ini salah satu video musik dengan gaya Taylor Swift yang masih ala putri dalam balutan gaun cantik. Jujur saja, saya suka lihat video ini karena itu. No memorable lyric.

6. White Horse (2008)

Ini lagunya sedih, sih. Tentang gadis yang patah hati karena pacarnya mendua. Dan dia baru sadar kalau kisah cintanya bukan seperti dongeng putri yang ditolong pangeran berkuda putih.

Memorable Lyric:
That I’m not a princess, this ain’t a fairy tale
I’m not the one you’ll sweep off her feet,
Lead her up the stairwell
This ain’t Hollywood, this is a small town,
I was a dreamer before you went and let me down
Now it’s too late for you
And your white horse, to come around

5. You Belong with Me (2008)

Video klipnya lucu, dan gaya culun Taylor Swift ikonik banget. Bahkan gaya ini muncul lagi di video klip terbaru dia, Look What You Made Me Do. Konsep video klipnya mirip dengan video klip Girlfriend-nya Avril Lavigne. Mereka sama-sama ada dua, yang satu culun, yang satu keren. Bedanya, Taylor Swift lebih menonjolkan sosok culun, sedangkan Avril Lavigne menonjolkan sosok keren/gaul. Pas di bagian akhir, tetep ya, Taylor Swift cantik banget kayak princess.

Memorable Lyric:
If you could see
That I’m the one
Who understands you.
Been here all along.
So, why can’t you see
You belong with me,
You belong with me.

4. Back to December (2010)

Lagu bernuansa dingin dengan Taylor Swift yang dikelilingi butiran salju. Konon katanya, lagu ini ditulis untuk sang mantan, Taylor Laurtner. Sesama Taylor ini katanya cinlok saat pembuatan film Valentine’s Day. Nah, pas jaman ini, saya lumayan ngikutin gosipnya Taylor, hehehe. Dan ikut patah hati juga saat tahu mereka putus. Padahal keliatannya mereka cocok. Tapi, yah namanya juga artis ya, gonta ganti pacar sudah biasa.

Memorable Lyric:
I miss your tanned skin, your sweet smile,
So good to me, so right
And how you held me in your arms that September night
The first time you ever saw me cry.

Maybe this is wishful thinking,
Probably mindless dreaming,
But if we loved again, I swear I’d love you right.

I’d go back in time and change it but I can’t.
So if the chain is on your door I understand.

3. Mine (2010)

Sudah menjadi kelaziman model cowok di video klipnya Taylor Swift itu ganteng-ganteng. Tetapi menurut saya, dari sekian banyak cowok ganteng itu, Toby Hemingway-lah yang paling ganteng. Suka banget dengan video klipnya, walaupun ceritanya si Taylor Swift ini cuma ngayal doang. Konsep liriknya mirip dengan Begin Again, tentang perempuan yang takut jatuh cinta, tetapi akhirnya mencintai juga.

Memorable Lyric:
You were in college working part time waiting tables
Left a small town, never looked back
I was a flight risk with a fear of fallin’
Wondering why we bother with love if it never lasts

2. Teardrops on My Guitar (2006)

Lagu dengan lirik yang paling menyentuh buat saya. Konsep video klipnya juga bagus. Apalagi saat Taylor Swift memainkan gitar dengan gaun hijaunya. Konon, lagu ini ditulis Taylor Swift untuk mengenang gebetannya di high school dulu, yang nggak ngeh dengan perasaan Taylor.

Memorable Lyric:
‘Cause he’s the reason for the teardrops on my guitar
The only one who’s got enough of me to break my heart
He’s the song in the car I keep singing, don’t know why I do
He’s the time taken up, but there’s never enough
And he’s all that I need to fall into.

1. Love Story (2008)

Ini lagu pertama yang mengenalkan saya dengan Taylor Swift. Lagu yang paling sering saya nyanyikan, selain lagu Teardrops on My Guitar. Lagu yang membuat saya yakin Taylor Swift adalah putri dalam dongeng yang hadir di dunia nyata. Saya suka dengan seluruh adegan di video ini. Saking sukanya, saya berharap bisa menjahit gaun seperti yang dipakai Taylor Swift.

Memorable Lyric:
Marry me, Juliet, you’ll never have to be alone.
I love you, and that’s all I really know.
I talked to your dad – go pick out a white dress
It’s a love story, baby, just say “Yes”.

Sebenarnya masih ada banyak lagu Taylor Swift yang saya suka. Tetapi tidak semuanya ada video klipnya, seperti Today was a Fairytale, Speak Now, Enchanted. Lagi pula, nanti daftarnya makin panjang.

Saya tahu, setiap penyanyi, setiap seniman, berhak membuat karya yang mereka suka, yang mereka anggap sesuai dengan kepribadian mereka. Jadi, kalau sekarang lagu dan video klip Taylor Swift seperti itu, ya terserah dia juga. Saya juga tahu, biasanya artis itu memang tidak lama bertahan dengan imej manis dan princess-y mereka. Coba lihat saja Britney Spears dan Miley Cyrus yang berubah imej.

Omong-omong, siapa yang suka dengan ‘old’ Taylor Swift seperti saya? Lagu mana yang paling kamu sukai?

Advertisements

Britney Jean, Joox, dan 5 Lagu Favorit

Entah sejak bulan apa tepatnya (mungkin sekitar pertengahan 2016 atau lebih), aku lebih suka mendengarkan lagu-lagu secara online lewat aplikasi Joox. Sebelumnya, aku biasa mendengarkan lagu-lagu dari folder pribadi atau dari Soundcloud. Hanya saja, lama-lama aku bosan dengan lagu-lagu di fileku yang itu-itu saja (yang aku download dari 4shared sejak tahun 2006) dan buffering di Soundcloud itu lama, hehehe.

Lalu, temanku mengenalkanku pada aplikasi Joox di mana kita bisa mendengarkan lagu sekaligus melihat liriknya secara online. Yah, menurutku aplikasi Joox ini lumayan membantu. Aku biasa mendengarkan Joox di kantor sambil bekerja.

Seperti yang sudah bisa dibayangkan, setelah mengetahui Joox, aku langsung fokus mencari lagu-lagu. Ada beberapa lagu baru yang aku dengarkan (biasanya aku tahu karena ada di Home, btw, sekarang aku sudah nggak terlalu update lagi dengan lagu baru), ada juga lagu-lagu jadul yang cuma sering aku dengar di radio, atau lagu-lagu jadul yang nggak sengaja aku temukan (seperti serendipity gitu, deh).

Sebenarnya banyak banget lagu favoritku. Tapi karena di blogging challenge ini cuma minta lima, yah, aku kasih lima, deh. Ini dia lima lagu yang akhir-akhir ini sering aku dengarkan di Joox.

1. Highway Don’t Care

Menemukan lagu ini waktu lagi ngumpulin lagu-lagunya Taylor Swift. Baru tahu ternyata Taylor Swift pernah nyanyi bareng dengan Tim McGraw dan Keith Urban. Aku suka lagu dan liriknya. Liriknya menggambarkan seseorang yang peduli dan mencintai kekasihnya.

The highway won’t hold you tonight
The highway don’t know you’re alive
The highway don’t care if you’re all alone
But I do, I do.
The highway won’t dry your tears
The highway don’t need you here
The highway don’t care if you’re coming home
But I do, I do.

Video klipnya bagus, deh. Ceritanya tentang cewek (‘you’ di lagu ini) yang lagi menyetir mobil sambil menangis dan kirim SMS. Terus handphonenya jatuh dan….

2. Perfume

Awalnya aku iseng aja denger lagu barunya Britney di Joox yang judulnya Make Me. Terus entah kenapa aku jadi penasaran dengan lagu-lagu dia lainnya. Ya, jujur aja, aku bukan salah satu fans Britney. Lagunya yang aku tahu uma Sometimes, Stronger, Toxic, dan Baby One More Time. Eh, ternyata pas di dengerin lagu-lagunya Britney enak juga.

Sebenernya yang aku suka bukan cuma Perfume. Aku juga suka dengan Don’t Let Me be the Last to Know, Hold It Against Me, Piece of Me, One Kiss from You, I was Born to Make You Happy, I Wanna Go, Overprotected, Lucky, eh banyak ya.

Perfume bercerita tentang sosok cewek yang cemas dan cemburu, berharap cowok yang disukainya inget dia. Status dia sendiri nggak jelas, sebenernya dia pacar si cowok atau selingkuhannya. Tapi aku suka aja dengan perasaan cemas yang ditunjukkannya lewat parfum dan dia berharap cewek rivalnya mencium aroma parfumnya. Hehehe.

I want to believe
It’s just you and me
Sometimes it feels like there’s three of us in here, baby

So I wait for you to call
And I try to act natural
Have you been thinking ’bout her or about me?
And while I wait I put on my perfume,
Yeah, I want it all over you
I’m gonna mark my territory

3. Say You Won’t Let Go

Nah, kalau ini lagu yang agak kekinian. Aku juga tahu lagu ini dari Home-nya Joox. Terus suka diputer di radio juga, sih. Aku nggak terlalu tahu tentang penyanyinya, James Arthur. Baru denger malah. Tapi lagunya enak dan liriknya romantis, hehehe.

I’m so in love with you
And I hope you know
Darling, your love is more than worth its weight in gold
We’ve come so far my dear
Look how we’ve grown
And I wanna stay with you
Until we’re grey and old
Just say you won’t let go
Just say you won’t let go

4. Up

Nggak sengaja juga menemukan lagu ini, waktu lagi nyari-nyari lagu Demi Lovato. Aku lumayan suka dengan karakter vokalnya Demi. Entah kenapa, karakternya tuh beda aja. Aku juga suka dengan lirik lagu ini. Intinya sih tentang mempertahankan sebuah hubungan.

I never meant to break your heart
I won’t let this plane go down
I never meant to make you cry
I’ll do what it takes to make this fly
You gotta hold on
Hold on to what you’re feeling
That feeling is the best thing
The best thing alright
I’m gonna place my bet on us
I know this love is heading in the same direction
That’s up

5. Breathe Again

Terakhir, lagu jadul, nih. Suka aja sama lagu ini. Enak nadanya.

If I never feel you in my arms again
If I never feel your tender kiss again
If I never hear I love you now and then
Will I never make love to you once again
Please understand if love ends
Then I promise you, I promise you
That, that I shall never breathe again
Breathe again
Breathe again
That I shall never breathe again
Breathe again

*postingan ini untuk blogging challenge ‘Your 5 favourite songs’