Author's Note

Yang berbeda pada tahun ini (bag. 2)

Saat aku masih bekerja kantoran, aku selalu merasa hanya punya sedikit waktu untuk membaca buku dan berharap aku punya lebih banyak waktu luang untuk membaca semua buku yang aku inginkan.

Setelah aku resign dan tidak memiliki pekerjaan lain selain mengurus rumah, aku merasa harus membaca banyak buku. Kenapa? karena aku merasa apa yang aku inginkan sudah terkabul, yaitu punya banyak waktu luang untuk membaca buku.

Dan itulah yang kulakukan pada tahun 2019-2020. Yah, walaupun tetap aja sih ada kegiatan lain. Nggak benar-benar cuma baca buku & ngurus rumah.

Setelah melewati tahun dua tahun itu, aku merekap data buku yang sudah kubaca. Total buku yang kubaca selama dua tahun tersebut sekitar 250-an buku. Σ(・o・;)

Banyak banget. Mungkin kalian akan berpikir seperti itu. Ya, kalau dari total jumlah buku memang terlihat banyak, tapi kalau dari halaman, mungkin standar aja karena aku banyak membaca buku tipis juga.

Dan buku sebanyak itu tentu saja nggak aku beli semua. Apalagi aku sudah resign, yang berarti aku nggak punya penghasilan sendiri.

Untuk hal ini, aku benar-benar terbantu dan sangat berterima kasih kepada kemajuan teknologi yang membuatku bisa membaca buku secara legal dan gratis lewat aplikasi perpustakaan nasional alias Ipusnas.

Mungkin sekitar 75% buku yang kubaca di tahun 2019-2020 adalah hasil pinjam dari Ipusnas. Sisanya baru koleksi pribadi yang berasal dari timbunan dari masa lampau.

Memasuki tahun 2021, aku sudah sadar diri. Aku bakal punya bayi dan aku nggak tahu apakah bakal ribet banget sampai aku bener-bener nggak sempet baca buku atau masih sempet tapi ya, bukan yang bebas banget seperti tahun lalu.

Jadi, aku nggak bikin target apa pun tentang membaca buku. Goodreads Challenge tetap pasang sih, tapi yang standar aja. Itu juga kalau memang nggak tercapai, yaudah, tinggal edit angkanya lagi (^ω^)

Kenyataannya, aku masih sempet baca buku. Apalagi saat bayi masih usia sebelum 6 bulanan. Pergerakan bayi belum terlalu aktif (seenggaknya nggak seaktif ketika dia udah bisa duduk & merangkak) dan jam tidurnya masih lumayan lama. Asal mau mengusahakannya, baca buku masih bisa dilakukan.

Pada bulan September, seperti yang sudah kutulis di post ini, aku kayaknya kena reading slump. Pokoknya, merasa males banget baca buku.

Reading slump berlanjut sampai bulan Oktober. Saat itu aku abis nonton Squid Game dan baru kali ini ada aktor Korea yang aku suka. Jadi, aku langsung sibuk cari referensi drakor yang mau aku tonton selanjutnya.

Selain menggeluti per-drakor-an, aku juga jadi sering nonton channel Youtube. Awalnya seperti yang aku tulis di post ini. Aku nemu channel youtube ibu rumah tangga yang rajin dengan kehidupan estetiknya.

Terus tiba-tiba muncul di beranda videonya Tasyi Athasyia ASMR organizing kulkas & dapur. Dan aku menonton itu dari awal sampai akhir, walaupun nggak langsung full ya. Aku menonton 2-3 kali untuk menamatkan satu video.

Habis itu, aku iseng lihat video-video dia yang lain. Lihatlah konten battle. Eh, ketagihan dong sampai sekarang.

Aku sampai mencatat produk-produk yang menang di battle dia untuk aku coba nanti. Beberapa ada yang sudah aku coba (sebelum nonton video Tasyi) dan memang aku suka juga. Jadi, kayak yang, “Hmm, seleranya Tasyi patut dicoba, nih. Jangan-jangan kita memang satu selera.”

Pembawaan dia di video-video Youtube-nya tuh, seru, kocak, lucu, asik, menghibur bangetlah. Seolah-olah aku sedang mendengarkan cerita seru dari sahabat sendiri.

Mungkin sebenarnya itu yang aku butuhkan sekarang. Ngobrolin hal seru bareng sahabat. Jadi pas menemukan video Tasyi (apalagi video battle) seperti ketagihan. Dan akhirnya merembet ke video-video yang lain dan jadi subscriber plus follower dia di Instagram. Pokoknya, aku padamu Tasyi (●♡∀♡)

Kesimpulannya, yang berbeda pada tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya adalah aku nonton channel Youtube & ngedrakor. Apakah sebelumnya aku nggak pernah nonton Youtube dan nonton drakor?

Enggak. Aku lumayan sering nonton video di Youtube dan Squid Game bukan drakor pertama yang aku tonton.

Untuk Youtube, biasanya aku nonton videoklip. Aku subscribe The Rain, Taylor Swift, LANY, Travel Love Music, dan sering mengunjungi channelnya 5SOS, The 1975, dan apa pun video klip yang lagunya sering aku dengarkan.

Aku juga nonton drakor dari zaman dulu, walau mungkin nggak serajin teman-temanku yang benar-benar menggemarinya. Cuma, tahun ini tuh terasa beda aja. Mungkin karena aku merasa lebih semangat saat menjalaninya, wkwk. Yah, pokoknya begitu, deh.

Mungkin ya, perbedaan mendasarnya ada pada aku yang membebaskan diriku untuk nggak membaca buku dulu tanpa merasa bersalah dan melakukan aktivitas lain (mencari sumber hiburan lain) yang ternyata menyenangkan juga.

Sekian. Terima kasih sudah membaca cuthatanku sampai sejauh ini. (^ω^)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s