Rencana untuk Paruh Kedua 2017

rencana-2017.jpg

Assalamualaikum, apa kabar semua?

Berada di awal Juli mengingatkan saya kalau enam bulan sudah berlalu di tahun 2017. Buat saya, it’s time for mid-year reflection alias menengok kembali resolusi 2017. Apa saja, ya yang sudah terlaksana?

Dari 17 rencana yang ingin saya lakukan, baru beberapa yang benar-benar saya lakukan.

1. Olahraga seminggu sekali, kecuali bulan Ramadhan kemarin. Bablas satu bulan full nggak olahraga dengan alasan lemes, yang sebenernya klise banget dan nggak patut dicontoh, tapi terjadi juga. Jadi, ya sudahlah yaa…

2. Membuat jus buah. Alhamdulillah, akhirnya kebeli juga blender idaman, hehehe. Maunya sih membuat smoothie-smoothie kayak yang ada di Instagram itu, lho. Tapi kok, ya deg-degan mau ngejus buah campur sayur. Masih takut rasanya nggak enak atau gimana. Jadi, masih pakai buah saja.

Dan karena buat sendiri, takaran gula pasirnya pun sedikit. Nggak sebanyak seperti di penjual jus buah. Bagusnya sih nggak pakai gula sama sekali. Tapi karena suami maunya ada manis-manisnya gitu, yah, ditambahin gula sedikit nggak apa-apa, deh. Hehehe…

lemon.jpg

3. Eat healthier food. Yup, meskipun dengan susah payah, saya terus berusaha mengurangi segala macam junk food, makanan instan, dan jajanan nggak sehat lainnya. Walaupun kadang sesekali masih tetap makan mie instan, sih. Yah, susah banget soalnya itu. Doakan ya, semoga tetap istiqomah makan dan masak makanan sehat.

4. Ikhtiar mendapatkan momongan alias promil. Setelah setahun menikah, akhirnya kami berdua memutuskan untuk periksa dan konsultasi ke dokter kandungan. Ada beberapa hal yang menjadi catatan bagi kami. Dan sebenarnya saya sempat kepikiran untuk membaginya di blog ini, tapi saya merasa belum siap.

Jadi, sampai saat ini saya hanya bisa bilang kalau kami tetap berusaha untuk mendapat kepercayaan Allah agar menjadikan kami sebagai orang tua sekaligus menikmati masa-masa pacaran, hehehe.

Sepertinya baru itu yang sudah terlaksana dan akan dilanjutkan. Beberapa rencana sepertinya ditunda dulu, seperti membuat paspor, bergabung dengan komunitas blogger (masih galau), dan berlibur ke Jogja.

Sekarang, giliran rencana yang akan dilakukan di paruh kedua tahun 2017.

1. Fokus kerja sebagai editor

Memang selama ini nggak fokus, ya? Iya, hehehe. Seringkali di kantor, pikiran melayang ke mana-mana, berharap melakukan ini-itu. Sejak membaca buku karya Adjie Silarus, Sadar Penuh Hadir Utuh, saya merasa tersentil.

Saya termasuk orang yang pikirannya suka melompat-lompat dan nggak fokus mengerjakan satu pekerjaan. Sekarang, saya bertekad untuk benar-benar berada secara sadar dan utuh di satu tempat saat sedang mengerjakan sesuatu. So, no more ‘being here but wanting to be there’ again.

2. Fokus meningkatkan kualitas blog

Because this year is blogging year again for me, saya ingin menjadikan blog sebagai tempat saya mengasah kemampuan menulis dan berbagi sesuatu yang bermanfaat. Untuk sementara, saya akan menyimpan sejenak keinginan menulis cerita fiksi (baik panjang maupun pendek) dan fokus ke tulisan-tulisan blog. Karena selama ini, lagi-lagi, pikiran saya terbelah dua, antara menulis cerita fiksi atau artikel blog.

Sekarang, saya bertekad untuk fokus ke tulisan blog dulu. Insya Allah, nanti saya akan kembali menulis cerita fiksi. Meskipun begitu, tidak tertutup kemungkinan tangan saya tiba-tiba gatal untuk menulis cerita.

3. Fokus menerapkan pola hidup sehat

lemon-bulb.jpg

Olahraga teratur (minimal sekali seminggu), makan sayur dan/atau buah setiap hari, mengurangi (sebisa mungkin menjauhi) junkfood dan makanan instan.

Hidup sehat tidak hanya dari segi fisik, tetapi dari segi mental juga, yaitu dengan tidak banyak mengeluh, membuang pikiran negatif, membuang rasa cemas dan was-was dengan bergantung dan berharap hanya kepada Allah.

Saya mulai mempraktikkan teknik menghitung napas ala Adjie Silarus jika di kepala mulai muncul pikiran negatif atau rasa stres. Lumayanlah, bisa menghalau keinginan untuk meledak-ledak. Kalau ada sesuatu yang meresahkan saya, saya mulai menghitung napas, istighfar, dan berusaha meyakinkan diri kalau Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya.

Yup, itulah tiga hal yang ingin saya lakukan secara optimal di tahun 2017.

Semakin ke sini, saya semakin sadar kalau apa pun yang kita inginkan, apa pun yang kita capai, tidak ada artinya kalau diri sendiri merasa stres, tertekan, secara fisik juga sakit atau tidak bugar. Oleh karena itu, fokus utama saya saat ini adalah menjaga kesehatan jiwa dan raga.

Mudah-mudahan apa yang saya rencanakan mendapat ridha dari Allah SWT dan bisa saya jalankan dengan konsisten.

Bagaimana denganmu? Apa yang ingin kamu lakukan di paruh kedua tahun 2017 ini? Apa ada target-targetmu yang sudah tercapai? Share di komentar, yuk….

Advertisements

2 thoughts on “Rencana untuk Paruh Kedua 2017

  1. MasyaAlloh..
    Gegara decluttering terdampar di blognya teh cahaya..jadi2 baca semua postingan dan love it! Ada beberapa hal juga yg bikin qt sm sih..
    Yes ikhtiar ttg anak teh 🙂

    Semangat y mba hidup sehatnya..
    Semoga Alloh permudah untuk dikaruniai keturunan..

    Keep posting.. Seneng gaya tulisannya teh cahaya ^^

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s