2016 in Number

Menjelang tahun 2017, mau sedikit mereview apa saja yang terjadi selama tahun 2016. Mulai tahun 2015, saya membuatnya dengan format year in number. Kalau tahun 2015 saya posting di tumblr, berhubung sekarang saya sudah jarang main tumblr, maka tahun 2016 saya posting di sini saja, ya.

1. Books I’ve Read: 47
2. Books I’ve Got: 55
3. Movies I’ve Watched: 58
4. Reviews I’ve Written: 22
5. Stories I’ve Written: 7 and 1 writing tips

Hmmm… kalau dilihat-lihat, tahun ini saya lebih banyak menonton film daripada membaca atau menulis, ya? Sekalian sedikit evaluasi dari tahun ini, (tsaaah… gayanya evaluasi)

Tahun 2016 ini ada beberapa hal yang terjadi dalam hidup saya, yang sepertinya perlu highlight gitu, hehehe…

1. Getting Married
Alhamdulillah. Nggak nyangka banget sih sebenernya tahun ini nikah. Bahkan menikah tidak masuk dalam rencana hidup lima tahun saya. Beneran. Tapi kalau sudah jodoh, mau bagaimana lagi. Eh, mudah-mudahan sih we are really meant to be, ya.. Mudah-mudahan jadi pasangan sehidup sesurga selamanya. Amiin…

Coret-coret saya tentang masa awal pernikahan bisa di lihat di sini.

2. Menjejakkan Kaki di Pulau Lain
Yah, harap dimaklumi, sebagai orang yang jarang jalan-jalan, nggak punya saudara di lain pulau ataupun negeri. Menjejakkan kaki di pulau lain selain Pulau Jawa ini menjadi wishlist saya sejak zaman kuliah. Alhamdulillah, rezeki dari nikah. Diajak suami ke kampung halaman ibunya di Lampung. Walaupun posisinya paling dekat dengan Pulau Jawa, ya nggak apa-apalah. Yang penting kaki saya sudah pernah menginjak pulau lain selain Pulau Jawa. (eh, dulu pernah ding, Kepulauan Seribu, tapi nggak masuk hitungan, ah!)

3. Flash Fiction dan Cerpen Berkurang
Nah, ini yang menyedihkan, sih. Setahun cuma tujuh! Parah banget! Sejak menikah, muse saya entah kenapa sering jalan-jalan ninggalin saya (atau saya yang *sok* sibuk sampai nggak menyadari kehadirannya?). Yah, intinya jauh banget perbandingannya dengan tahun kemarin. Apalagi tahun kemarin itu mulai aktif di grup Satu Seminggu. Sekarang, grupnya juga mulai berkurang keaktifannya. Terus saya ikut-ikutan nggak aktif menulis. Huffth….

4. Semangat Membaca dan Meresensi Menurun
Selain menulis, semangat membaca saya juga menurun. Duh, pokoknya tahun ini penurunan banget, deh. Lebih detil tentang baca-membaca, saya menulis kaleidoskop yang bisa dibaca di blog sebelah, hehehe.

5. Real Life isn’t Easy
Sebenernya dari dulu juga ngejalanin real life, kok. Cuma tahun ini, yah, lumayan banyak hal-hal yang menjadi ujian bagi saya. Salah satunya adalah berjuang untuk tidak menanggapi perkataan-perkataan yang destruktif. Tahun ini juga, suasana hati saya persis banget seperti ayunan. Mudah banget terguncang ke sana kemari, dan itu melelahkan.

Alhamdulillah, menjelang akhir tahun, sepertinya saya mulai bisa menyikapinya dengan lebih baik. Jadi nggak langsung sensitive, nggak langsung nangis, nggak langsung sedih dan merasa depresi. Yah, mudah-mudahan tahun depan jadi lebih dewasa. Amiin….

Advertisements

One thought on “2016 in Number

  1. Pingback: December – Rumah Cerita Ratih Cahaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s