Selamat Ulang Tahun

rain-2

Dari: Sabrina Putri <sabrina.92@gmail.com>
kepada: Rangga Pratama <rakyatjelata@gmail.com>
tanggal: 15 November 2016 23.10
perihal: Selamat Ulang Tahun

Dear Ta,

Selamat ulang tahun. Maaf aku telat mengucapkannya tepat di hari ulang tahunmu. Kau tahu, kan, kau lahir di musim penghujan.

Aku kehujanan hari itu. Hujan turun dengan derasnya di sore hari. Padahal aku sudah memikirkan sebuah surat untukmu. Sebuah surat tentang kita.

Dulu, aku suka musim hujan. Entah mengapa, hujan memberi efek sendu tersendiri kepadaku. Lalu kau datang. Kita berjalan beriringan di tengah gerimis itu. Aku tidak tahu apakah kau masih mengingatnya. Yang pasti, aku masih mengingatnya sejelas aku mengingat hujan dan matahari.

Aku ingat apa yang kita bicarakan sore itu, di tengah rinai hujan senja hari. Kita berbicara tentang masa depan. Mau kuliah di mana, di luar negeri atau di dalam negeri. Apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Obrolan yang menyenangkan di masa itu.

Aku ingat senja-senja yang kita lalui bersama. Rasanya seperti baru kemarin sekaligus seperti sudah lama sekali. Apakah kita bisa merasakan hal seperti itu? Aku tidak tahu. Yang jelas, mengingatmu rasanya seperti itu. Seperti baru kemarin, tapi juga terasa seperti sudah lamaaa sekali.

Selamat ulang tahun. Ingatkah kamu dengan ucapan selamat yang dulu pernah aku ucapkan. Satu-satunya doa yang aku berikan untukmu? Hanya untukmu. Selalu untukmu.

“I wish you the best in life, not because you’ll surely find it, but because you deserve it.”

Bukan kalimat buatanku memang. Itu milik penyanyi favoritku. Dan kali ini, aku ingin memberi kalimat lengkapnya kepadamu.

“I still care about you. I think about you all the time. I’m praying for you constantly. I want so badly to know you’re being taken care of. I wish you the best in life, not because you’ll surely find it, but because you deserve it. You deserve so much.

I just wish you knew how much I miss you.”

Aku merindukanmu dan senja dengan rinai hujan yang pernah kita lalui bersama. Tetapi, hidup terus berjalan, meninggalkan kenangan-kenangan lama yang kemudian usang oleh usia. Selamat ulang tahun.

***

Aku menutup surel yang baru saja masuk. Dari kamu. Aku sempat berpikir, kau melupakan hari ulang tahunku. Aku salah, kau masih mengingatnya. Dan entah mengapa, itu malah membuatku terluka semakin dalam.

 

 

* Kalimat yang berhuruf miring dari Owl City, bisa dilihat di sini

** Akhirnya tokoh Serial November kita ketahuan juga, ya siapa namanya. Tadinya, aku ingin merahasiakan identitas tokoh ‘aku’ dan ‘kamu’, tapi ternyata susah juga, ya. Dan sepertinya lebih asik kalau mereka punya nama. Serial November lainnya bisa kamu baca di sini. Aku sengaja memilih tema ini juga karena wordpress-ku berulang tahun yang kedua di tanggal 12 November kemarin.

*** Terutama untuk yang berulang tahun di bulan November, sekali lagi, Selamat Ulang Tahun

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s