Cinta, Tak Ada yang Tahu Di Mana Ujungnya

ciremai

Dulu, saat aku berjalan sendiri
Aku kerap bertanya-tanya
Di mana akhirnya cinta?

Mungkinkah ia berakhir di tempat aku berdiri
Di sebuah jalan setapak yang sunyi
Ditemani angin yang berembus dingin

Ataukah ia berakhir saat aku berlari
Dari sebuah masa lalu yang enggan berlalu

Di jalan yang licin dan sepi itu aku
Masih bertanya-tanya
Cinta, di manakah ujungnya?

Dan sekarang aku tahu
Tak akan pernah ada yang tahu
Di mana ujungnya cinta

Mungkin saja saat itu aku berpikir
Aku tak punya hati lagi untuk kumiliki
Aku tak punya cinta lagi untuk kubagi

Karena yang aku tahu
Satu-satunya yang aku punya hanyalah tembok tinggi
Untuk menjaga diri
Dari segala patah dan hancur yang mungkin terjadi

Lalu kau datang
Dan aku masih tak tahu
Cinta, di manakah ujungnya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s