Life Purpose, Project to Do, and Plans

download12.jpg

Assalamualaikum, hai semuaa…

Sebelumnya, saya mengucapkan, “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Taqaballahu minna wa minkum.” Iya sih, telat banget ngucapinnya, tapi daripada enggak sama sekali, ya kan? Hehehe…

Cukup lama sudah saya tidak ‘bercuap-cuap’ di blog, dan setelah bersemedi tujuh hari tujuh malam, mencari ilham dan wangsit, dan setelah menimbang-nimbang dengan saksama dan sematang-matangnya, akhirnya saya memutuskan untuk menulis tentang tujuan hidup. Eaaaaaaa….

Tenang aja, saya nggak akan bahas sesuatu yang serius, berat, dan bikin kening berkerut-kerut. Saya hanya terinspirasi dari tulisan Alexandra Franzen di blognya. Di tulisan itu, intinya saya menangkap pesan bahwa, kadang kita terlalu ribet mikirin tujuan hidup, pusing mikirin mau ngapain kita di dunia ini, dan segala hal yang berkaitan dengan itu, tapi ujung-ujungnya malah nggak ngapa-ngapain.

Nah, di tulisan itu, disebutkan daripada pusing mikirin life purpose, kenapa nggak coba bikin satu proyek yang akan kita lakukan. Kalau menurut saya, ini bukan menafikan kenyataan kita butuh tujuan hidup. Seseorang harus punya tujuan kenapa dia hidup di dunia ini. Namun, kadang tujuan itu masih terlalu luas, umum, atau abstrak. Sehingga yang muncul biasanya begini, “Iya, gue tahu tujuan hidup gue adalah untuk beribadah kepada Allah dan bermanfaat bagi sesama manusia. Tapi terus, gue mesti ngapain?”

Makna ibadah itu luas. Bukan hanya sekadar shalat, puasa, dan lain sebagainya. Makna bermanfaat juga luas. Di situlah, kita butuh sesuatu yang namanya Project to Do. Saat membuat proyek, kita jadi tahu, beribadah bagi kita itu seperti apa, bermanfaat bagi kita seperti apa.

Well, tulisan Mbak Franzen ini benar-benar membuat saya berpikir. Iya juga ya, mungkin lebih mudah menjalankan tujuan hidup kalau kita punya proyek hidup. Dan lebih bagus lagi kalau proyeknya realistis dan terukur (ada tenggat waktu dan semacamnya). Jangan sampai mengawang-awang juga.

Nah, saya jadi kepikiran untuk bikin project to do juga. Tapi sampai sekarang pikiran itu belum membuahkan hasil. Malah ujung-ujungnya jadi curhat di blog ini. Ya, tapi siapa tahu ada yang membaca tulisan ini, terus jadi terinspirasi juga. Terus mungkin bisa ngasih usulan ke saya tentang project to do yang seru untuk dilakukan.

Saya sendiri hobinya membaca, mengkhayal, menulis cerita (tapi sekarang udah jarang banget *menunduk malu*), mengoleksi buku, mendengarkan musik (biasanya lagu jadul), kadang menonton film juga (terutama film romance, drama, atau film anak-anak, dan seringnya Hollywood). Saya juga punya minat ke bidang yang berbau kerajinan tangan atau crafting, tapi sampai sekarang belum mencoba satu pun. Satu-satunya yang pernah saya bikin adalah pembatas buku sederhana, dan notebook dari kertas-kertas bekas.

Begitulah, jadi rencananya habis ini saya mau semedi dan eksplorasi lagi. Kira-kira proyek apa yang mau saya lakukan.

Selain itu, saya kepikiran untuk kembali posting cerita-cerita fiksi lagi. Setelah selama ini lebih sering nyampah curhat di blog ini, sudah waktunya tulisan-tulisan fiksi muncul lagi. Kasian juga pembaca blog ini, pasti sudah kangen dengan tulisan-tulisan saya, dan sudah ‘muak’ dengan curhatan-curhatan saya, hahahahaha….

Omong-omong tentang tulisan fiksi, sebenarnya saya ada beberapa ide cerita untuk dijadikan novel. Sayangnya, ide itu masih berbentuk draft kasar dan sampai sekarang saya bingung, buntu, dan nggak tau mesti melakukan apa agar draft kasar itu bisa berbentuk jadi outline novel yang rapi, detail, dan sistematis. Tsaaaah….

Maunya sih, awal Agustus outline-nya sudah jadi. Dan rencananya, setiap tulisan yang selesai saya tulis, akan langsung saya posting di sini, Insya Allah.

Selain dua hal itu, sebenarnya ada beberapa hal lagi yang inginnya saya lakukan. Tapi yang saya tulis di sini, satu lagi aja, deh. Kalau yang ini berhubungan dengan membaca. Kebetulan saya masih punya timbunan beberapa buku tebal yang saya beli tahun lalu dan belum saya sentuh sama sekali.

Nah, di sepanjang sisa 2016 ini, saya menantang diri saya untuk membaca minimal dua buku tebal itu. Tapi tantangan membaca buku yang lain tetap jalan juga.

Kemungkinan buku tebal yang akan saya baca adalah:

hp series

Atau ini:

inkheart series 2

Intinya, saya menuliskan ini semua di blog supaya ingat dan terpecut semangatnya untuk bikin project to do, mulai bergerak menulis novel, dan membayar utang bacaan. Oke, mudah-mudahan tiga rencana itu bisa terlaksana dengan baik, ya!

Bagaimana dengan kamu? Apa yang ingin kamu lakukan di sepanjang 2016 ini?

Advertisements

5 thoughts on “Life Purpose, Project to Do, and Plans

  1. bener banget.. gue kalau merasa banyak kerjaan malah berujung tidak melakukan apa2 XD hehehehe

    samaaa~ pengen buat novel.. semangat ratih, semoga draftnya selesai 😀 btw, loe ngga coba posting di wattpad aja tih (kalau udah selesai)?

    Like

  2. Good luck! Semangat ya 🙂 aku juga pengen ngepublish novel b inggris kapan”, tapi sering labil, suka bingung alurnya :p hehe..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s