5 Sumber Ide untuk Menulis Cerita

NOW ON SALESalah satu hal yang sering jadi hambatan dalam menulis adalah kekurangan ide. Banyak orang yang mau menulis, tapi nggak tahu mau menulis apa, atau belum ada ide, dan sebagainya. Saya juga mengalami hal yang sama, dan jujur aja, itu bikin kesel sendiri. Sudah semangat mau nulis, eh, nggak ada ide. Giliran ada ide, lagi banyak kerjaan. Ujung-ujungnya, nggak nulis apa-apa. -___-

Berdasarkan pengalaman saya dan apa yang saya baca dari berbagai sumber, ide bisa muncul dari mana aja asal kita bisa menangkapnya. Misalnya:

1. Pengalaman Sehari-hari

Ini adalah salah satu sumber ide cerita terkaya. Karena apa yang dibahas oleh cerita, baik novel, cerpen, puisi, dan prosa, nggak jauh-jauh dari pengalaman kita sehari-hari. Tinggal kita memotretnya dari sisi yang seperti apa.

Contohnya, -dan yang paling banyak menginspirasi- pengalaman jatuh cinta. Mulai dari cinta pertama, patah hati, hingga ditinggal pergi (loh kok malah curhat??) bisa jadi ide cerita. Tinggal pandai-pandai meracik ramuannya supaya seru dan nggak biasa, terus dituangkan dalam bentuk tulisan.

2. Lagu

Saya adalah salah satu orang yang sering banget bikin cerita yang terinspirasi dari lirik lagu. Banyak cerita di blog ini yang ditulis karena terinspirasi dari lirik lagu, yang kadang saya pasang lirik lagu tersebut di ceritanya.

Menurut saya, mengolah ide cerita dari lirik lagu ini cukup mudah, karena lagu sendiri biasanya sudah merupakan sebuah cerita. Tinggal kita mengubah formatnya menjadi tulisan, yaitu dengan merapikan alur, menambahkan bagian yang kira-kira perlu, hingga bisa menjadi satu jalinan cerita yang kuat. Makanya, saya kalau dengerin lagu, suka saya cek liriknya, terus saya bayangin, kira-kira kalau dibuat klip, seperti apa gambarannya.

Contoh: Saya ambil salah satu lagu favorit saya, I Knew I Loved You yang dinyanyikan Savage Garden. Lagu ini menceritakan tentang seseorang laki-laki yang bertemu dengan perempuan asing, dan saat melihatnya, dia merasa telah mengenal dan mencintai perempuan itu. (di video klip, diperankan oleh Darren Hayes dan Kirsten Dunst)

i knew i loved you

Saya bayangkan kalau itu menjadi sebuah cerita. Saya bayangkan seperti apa laki-laki itu, apa pekerjaannya, apa keinginannya. Lalu saya juga membayangkan perempuannya. Seperti apa wajahnya, apa yang membuatnya menarik. Terakhir, saya bayangkan bagaimana mereka bertemu, apa yang membuat mereka klop satu sama lain, dan akhirnya membuat si lelaki itu merasa dia telah mencintai perempuan itu bahkan sebelum mereka bertemu.

Cerita itu akhirnya saya terjemahkan ke dalam sebuah tulisan berjudul Alone Apart. Walaupun Alone Apart sendiri tidak hanya terinspirasi dari lagu Savage Garden, tapi juga dari lagu-lagu lain. Pendeknya, seperti itulah yang saya lakukan ketika mengambil ide dari sebuah lagu dan menerjemahkannya menjadi cerita.

3. Buku

Dari cerita melahirkan cerita. Kalau saya baca buku, terus nggak puas sama endingnya, atau masih pengen tokohnya ada di kepala saya, saya suka membayangkan, kira-kira apa yang dilakukan si tokoh setelah bab terakhir habis. Atau kalau saya nggak suka dengan pilihan yang diambil si tokoh, saya membayangkan dia melakukan hal lain, yang berujung pada alur cerita yang berbeda dari yang sudah ditulis penulisnya.

Biasanya dari mengkhayal seperti itu, malah kepikiran ide cerita baru. Dari hal-hal sederhana seperti itu, bisa banget kepikiran sebuah cerita lain yang mungkin nggak kalah menarik dari cerita yang menginspirasi kita.

4. Film

Hampir sama kayak buku, saya juga suka membayangkan kelanjutan hidup para tokoh setelah filmnya berakhir. Atau kemungkinan-kemungkinan yang terjadi jika si tokoh melakukan hal lain ketimbang yang sudah dia lakukan di film. Atau bisa juga, ngebayangin kalau tokoh dari film A pindah ke setting film B, kira-kira apa yang bakal terjadi? Misalnya, Harry Potter tiba-tiba ada di kapal Titanic, kira-kira apa yang bakal dia lakukan? Semacam itulah…

Salah satu cerita yang pernah saya buat,casper yang terinspirasi dari film adalah Remember Me This Way. Cerita itu terinspirasi dari film Casper (1995) dan Forever Young (1992). Bahkan saya mengambil judul lagu soundtrack Casper sebagai judul cerita juga, hehehe….

5. Foto atau Gambar

Katanya, sebuah gambar lebih bermakna dari seribu kata. Itu menunjukkan kalau dari satu gambar kita bisa mengolah cerita tentang apa aja. Di zaman sekarang, di mana Pinterest dan Instagram bertebaran, mudah banget sebenarnya mengolah ide cerita dari gambar. Coba aja lihat-lihat foto menarik yang diupload di sana, pasti ada salah satu yang membekas dan membuat kita mengkhayal atau membayangkan sebuah cerita mengenai foto/gambar itu. Saya sendiri suka mengecek Pinterest dan mengumpulkan gambar-gambar yang menurut saya penuh inspirasi. Sehingga, kalau lagi buntu atau blank, tinggal dilihat-lihat lagi.

Sebenarnya masih banyak banget sumber ide yang ada di sekitar kita. Asal pinter-pinter melihat dan menangkap, pasti bakal ketemu aja ide-ide menarik. Mudah-mudahan, di postingan selanjutnya, saya bisa sharing tentang menangkap dan mengolah ide ya…

Semoga bermanfaat dan…  Happy Writing!

Advertisements

3 thoughts on “5 Sumber Ide untuk Menulis Cerita

  1. Halo Ratih, mendadak pengen maen ke blogmu yang santun banget ini. Begitu buka, langsung tertarik sama post ini, bukan karena letaknya sedang paling atas, tapi karena judulnya. Penasaran sama isinya, apa sih sumber menulis dari seorang Ratih yang berCahaya *melebay*

    Dan setelah baca, aku kayak tercerahkan loh. Terus, iri juga. Kamu bisa nulis artikel seapik ini, aku sendiri kayaknya gak bisa nulis artikel sebermanfaat dan serunut kayak yang kamu bikin. Dan yang kamu omongin di sini tuh mewakili banget. Kalau aku bisa menambahkan, di pengalaman sehari2, bisa disinggung juga tentang jurney, travelling dsb, itu inspirasi yang segar buat ditulis ke dalam cerita juga. Tulisan bertema traveling juga sempat ngetrend kan.

    Sukses terus ya…

    Liked by 1 person

    • Hai Nay, terima kasih udah mampir ke blog ku. Aku juga iri sama cerita-cerita kamu, dan pengen lebih sering menulis lagi. Btw, sebenernya aku pengen ngirim satu cerita aku ke email kamu, untuk kamu baca. supaya aku dapet masukan gitu, hehehe.. tapi itu kalau kamu nggak keberatan, mau ya? *maksa* 😉

      Like

      • Kirim aja. Aku bakal dengan senang hati mau membacanya. Tentang masukan, dengan kemampuan menulismu yang udah kadung bagus gitu, kurasa aku gak bisa berbuat banyak 🙂

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s