Setangkup Pagi yang Kulalui Sendiri

bread-451554_1280Ini pagi Januari
Yang jarang tersapa matahari
Mungkin ia memang sengaja bersembunyi
Karena tahu tak ada mata sipitmu yang biasa mengagumi

Ini mentari Januari
Dan selapis senyum yang kuhangatkan dengan mimpi
Dan sekerat tawa yang hampir basi
Menjadi setangkup pagi yang kulalui sendiri
Tanpamu

Percayakah kau kalau baru saja matahari berbisik padaku
Kalau ia sangat merindukanmu
Dan ia sengaja bersinar hari ini
Agar kau kembali
Jangan biarkan aku kesepian di sini
Menikmati setangkup pagi yang kulalui sendiri

Kau tahu, ia dan aku, sama merindukan mata sipitmu

Januari 2013

Advertisements

2 thoughts on “Setangkup Pagi yang Kulalui Sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s